Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Untuk Lindungi Wartawan, HPI Rekrut 1000 Pengacara


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Himpunan Pewarta Indonesia (HPI)  yang  dideklarasikan pada 2 Juli 2018, di rumah makan Wong Solo, Jln Merdeka, Renon, Bali, Denpasar kini terus berkembang.

Alex Maskur Husain SH, Ketua Umum HPI mengatakan, sejalan dengan roda organisasi maka HPI telah membentuk serta memberikan mandat kepada 18 Provinsi di seluruh Indonesia.

Pria kelahiran Maluku Utara ini, tidak tanggung - tanggung dalam membesarkan HPI sebagai wadah wartawan di seluruh Nusantara ini.

Pemilik media WartaOne tersebut, juga berencana akan memasukkan 1000 pengacara yang ada di seluruh Indonesia sebagai pengurus HPI.

"Alhmadullilah perkembangan HPI sampai saat ini, kian pesat kemajuannya. Bahkan ada 200  kawan - kawan dari pengacara yang sudah menyatakan siap bergabung di struktur DPP HPI," kata pria lowprofile yang biasa disapa Alex Gamalama kepada wartawan, di ruangan kerjanya. Jumat (30/11/2018).

Lebih lanjut, Alex Gamalama mengatakan 1000 pengacara yang rencananya akan direkrut dan di tempatkan di bidang hukum HPI.

"HPI berencana merekrut 1000 pengacara di bidang hukum HPI untuk melindungi wartawan yang tergabung dalam organisasi Himpunan Pewarta Indonesia agar ke depan para pewarta tidak lagi mengalami kekerasan,"pungkas pria yang juga berprofesi sebagai pengacara ini, mengakhiri perbincangan. (yn)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama