TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kantongi Sabu, Warga Jelambar Ditangkap Polisi

IR bin SI (32), warga Jalan Satria IV  RT007/04 No. 133, Kelurahan Jelambar yang ditangkap polisi gara-gara kantongi sabu
JAKARTA (wartamerdeka.info) - Nasib naas menimpa seorang pria berinisial IR bin SI (32). Warga Jalan Satria IV  RT007/04 No. 133, Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat ini digelandang polisi lantaran kedapatan membawa narkotika jenis sabu.

IR ditangkap Unit narkoba Polsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat di Apartemen Mediterania, Tanjung Duren Grogol Petamburan Jakarta Barat, pada selasa (11/12) dini hari lalu.

Kapolsek Palmerah kompol Ade Rosa membenarkan penangkapan tersebut. Menurut keterangannya,dibawah pimpinan kanit reskrim Polsek Palmerah AKP Syaepudin Ali bersama anggotanya yang saat itu sedang observasi wilayah mencurigai gerak gerik tersangka.

Kecurigaan anggota benar dan terbukti ketika tersangka digeledah dan didapati adanya satu buah plastik bening berisikan narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam saku celana.

"Saat digeledah ditemukan sabu seberat 0,36 gram,"Ujar Kompol Ade Rosa, Kamis (13/12/2018).

Dikatakannya, saat dinterogasi, IR mengakui jika barang haram tersebut dibeli dari seorang pria bernama Ardi di kawasan Kampung Boncos Kota Bambu Selatan, Palmerah Jakarta Barat dengan harga Rp 300.000.

"Kita masih dalami penyelidikan. Tersangka IR kita jerat pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika," tandasnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama