Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Aplikasikan Nilai Keimanan, Anggota Pendam IV/Diponegoro Kataman Al-Qur’an


SEMARANG (wartamerdeka.info) - Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Arh Zaenudin, S.H., M.Hum bersama Wakapendam Letkol Kav Susanto. S.IP., M.A.P. dan seluruh anggota Pendam IV/Diponegoro yang beragam Islam menggelar acara kataman Al-Qur’an di Kantor Pendam IV/Diponegoro, Semarang, Selasa (22/1/2019).

Kataman kali ini adalah kegiatan pembinaan rohani rutin yang diikuti oleh seluruh anggota Pendam, kru TV Diponegoro Channel, Radio Suara Diponegoro dan para siswa magang. Masing-masing mengkatamkan satu juz dan sisanya menyimak/bergantian dengan yang lainnya.

Di sela-sela kegiatan, Kapendam menerangkan, acara ini merupakan bagian dari kegiatan dalam rangka meningkatkan iman dan taqwa para prajurit dan PNS Pendam IV/Diponegoro.


Sebagai prajurit yg pancasilais dan prajurit sapta marga Iman dan taqwa adalah landasan moral kita dalam bekerja. Kita sertakan Allah Swt, Tuhan YME dalam setiap langkah pengabdian kita. Dengan demikian diharapakkan setiap prajurit & PNS Pendam IV /Dip akan memberikan karya terbaiknya untuk mendukung pencapaian tugas pokok satuan fg dilandasi nilai nilai Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI dan Panca Prasetya Korpri.

Ditambahkan Kapendam, kataman Al-Qur’an merupakan aplikasi dari nilai keimanan umat Islam. Dan sebagai umat beragama kita wajib mengimani kitab sucinya masing-masing sebagai pedoman dan pegangan hidupnya.

“Salah satu wujud aplikattif dalam mengimani kitab suci tersebut adalah dengan cara membacanya. Karena dengan membaca maka kita akan menjadi tau dan mengerti sehingga bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari”, imbuh Kolonel Arh Zaenudin.

Orang nomor satu di Pendam berharap dengan diadakan kegiatan seperti ini, anggota Pendam kedepan dapat lebih mengerti dan memahami tentang apa yang harus dilakukan dan apa yang harus ditinggalkan karena itulah makna dari sebuah keimanan. Selain itu, dalam pelaksanaan tugas sehari-hari juga menjadi lebih maksimal karena masing-masing komit terhadap tugas dan kewajibannya, karena melaksanakan tugas dengan baik merupakan sebagian dari iman.(AR)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama