Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Berita Foto

Cinque Terre

Hawa Moalim, 33 tahun, duduk bersama anak-anaknya di kamp pengungsi Wayamo di Baidoa, negara bagian Somalia Barat Daya, setelah melarikan diri dari wilayah Bakool ketika kekeringan menghancurkan mata pencahariannya. Ia memulai perjalanan dengan enam anak dan beberapa kambing yang selamat, tetapi hewan-hewan itu mati di sepanjang jalan, sehingga keluarga tersebut tidak memiliki apa pun ketika mereka tiba dua minggu lalu. [Abdulkadir Mohamed/NRC] (sumber: Al Jazeera)

Bakamla RI Pererat Kerja Sama Maritim dengan US Navy


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Badan Keamanan Laut Republik Indonesia mempererat kerja sama di bidang maritim dengan jajaran Angkatan Laut dari Amerika Serikat, atau yang biasa dikenal dengan U.S. Navy. Sebagai bentuk komitmen dalam penguatan kerja sama, Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla A. Taufiq R. melakukan pertemuan dengan delegasi dari Kedutaan Besar Amerika Serikat selaku perwakilan dari U.S. Navy di Markas Komando Bakamla RI, Gedung Perintis Kemerdekaan, Jl. Proklamasi No.56, Jakarta Pusat, Jum'at (18/01/2019).
 
Pertemuan terbatas antara delegasi Amerika Serikat dengan Bakamla, secara umum membahas tentang peningkatan kerja sama dalam aspek maritim, serta mempererat hubungan bilateral antar kedua negara. Hal ini tak lain bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan laut di kawasan. Pertemuan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang perkenalan  terhadap pimpinan Bakamla yang baru.
 
Delegasi Amerika Serikat yang dipimpin oleh Atase Pertahanan Laut Commander Greg Adams, didampingi juga oleh Deputy Political Counselor Geneve Menscher,  dan perwakilan dari Office of Naval Intelligence, Dr. Scott Bentley dan Ian Hongola.
 
Di sisi lain, pada pertemuan ini Laksdya Taufiq didampingi oleh jajaran Pejabat Bakamla, antara lain Direktur Data dan Informasi Gendut Sugiono, S.H., Kepala Biro Umum Laksma Bakamla Sandi M. Latief, Kepala Kantor Pengelola Informasi Marabahaya Laut (KPIML) Kolonel Bakamla Ferry Jo, S.T., Kasubdit Kerja Sama Luar Negeri Satya Pratama, S.Sos., M.Sc., dan Kasubbag TU Kepala Bakamla Letkol Bakamla Ridwansyah. (AR / Sumber: Humas Bakamla RI) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama