TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Kumpul Bersama Para Da'i, Sachrudin Harapkan Syiar Dapat Jadi Peredam Di Tahun Politik 2019


TANGERANG (wartamerdeka.info) -
‌Wakil Wali Kota Tangerang H Sachrudin mengikuti kegiatan Silaturahmi Da'i Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (KAMTIBMAS) yang diinisiasi oleh Kepolisian Resort Metro Tangerang Kota di ruang Al Amanah, gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (10/01/2019).

Selain Wakil Wali Kota, acara tersebut juga turut dihadiri oleh Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar, Kapolres Metro Tangerang Kota Harry Kurniawan, Dandim 0506 Faisol Izuddin dan Dandim 0510 Yogi Muhamanto.

Dalam sambutannya Sachrudin mengharapkan agar acara ini bisa menjadi peredam dan langkah antisipatif bagi masyarakat agar bisa lebih kondusif terlebih dalam menghadapi tahun politik 2019.

"Dengan adanya para da'i yang terjun langsung ke masyarakat diharapkan bisa menjadi peredam agar tidak terjadi gesekan-gesekan di masyarakat terkait pilpres 2019," ungkap Sachrudin di acara yang juga dihadiri sebanyak 766 da'i Kamtibmas se-wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.

Sachrudin juga menyampaikan walaupun wilayah Kota Tangerang terbilang kondusif, namun langkah - langkah antisipatif tetap diperlukan untuk meminimalisir kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi.

"Ujaran kebencian dan berita yang provokatif sekarang sudah banyak beredar sehingga harus diwaspadai,"

"Para da'i bisa turut berperan serta dalam menanggulanginya seperti mengingatkan warga agar hati-hati dalam menerima dan menye arkan informasi," jelas Wakil.

"Salah satu cara yang bisa dilakukan ya lewat ceramah - ceramah keagamaan, tapi ceramahnya juga jangan provokatif," tambahnya.

Senada dengan Wakil Wali Kota, Kapolres Metro Tangerang Kota Harry Kurniawan menyampaikan agar para ulama senantiasa bisa menjalankan peran sebagai penyejuk bagi umat.

"Apapun yang terjadi bahkan hingga dinamika pesta demokrasi meningkat, jangan sampai memisahkan umat," tukas pria yang akrab disapa HK.(tatang)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama