TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Usung Motto "Bersaudara Tanpa Syarat", Komunitas Grandong Tangerang Gelar Silaturahmi


TANGERANG  (wartamerdeka.info)  - Sebuah komunitas atau perkumpulan anak anak  jalanan, yang menamakan diri Grandong menggelar kegiatan silaturahmi di jalan Gatot Subroto Pasar Jati, Jatiuwung Tangerang,  Sabtu lalu (12/12/2019).

Silaturahmi ini digelar untuk memperingati HUT pertama komunitas tersebut.

Komunitas Grandong ini,  masing -masing anggotanya memiliki hobi yang sama, yaitu memodifikasi kendaraan roda empat. Nama Grandong  diambil dari sebuah legenda yang diangkat di televisi dengan judul Misteri Gunung Merapi

Perkumpulan anak jalanan ini berubah wujud menjadi sebuah komunitas. Pasalnya, seiring waktu berjalan, anggota Komunitas Grandong ini kian bertambah.

Para anggotanya terdiri dari berbagai kalangan.  Karena komunitas Grandong Tangerang tidak menutup diri. Mengudung motto "BERSAUDARA TANPA SYARAT", siapapun dapat bergabung dengan komunitas ini tanpa memandang ras.

Sugeng Nuryanto, salah satu pendiri komunitas Grandong Tangerang, yang juga sekaligus ketua dari komunitas ini mengatakan, dirinya membangun komunitas ini tak lain hanya untuk menambah persaudaran tanpa mengenal suku dan agama.

"Ya, mudah - mudahan dengan berkumpulnya kami di tempat ini, dalam merayakan hari jadi komunitas ini kami lebih mempererat tali silaturahmi dan saling mengenal satu sama lainnya, "paparnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Wijaya Pamungkas, yang juga salah satu pendiri komunitas Grandong Tangerang.

"Saya berharap komunitas Grandong Tangerang ini,menjadi wadah yang sangat positif,dan komunitas kami juga sangat terbuka bagi siapa saja, karena kami konsisten dengan motto dan semboyan kami,bersaudara tanpa syarat, "tandasnya.(Fatah)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama