Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Warga Keluhkan Selokan Menyebabkan Banjir


OKU (wartamerdeka.info) - Tak mampu menampung luapan air hujan, selokan di salah satu pemukiman warga Kelurahan Talang Jawa tepatnya di RT 006. RW 002. Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dikeluhkan warga. Karena sering menyebabkan banjir jika turun hujan.

Syahmi (38) salah satu warga yang terkena dampak dari luapan air selokan tersebut,  mengatakan kepada awak media, kalau hujan lebat luapan air di selokan masuk ke dalam rumah dampaknya.

"Barang-barang  elektronik serta perabotan rumah tangga pun bisa rusak.  Bukan itu saja,  yang pasti sampahnya masuk juga ke rumah.  Akibatnya udara di sekitar pemukiman kami pun menjadi tak sedap dan dikhawatirkan beragam dampak penyakitnya pasti ada,” keluh Syahmi, siang ini.

Dia berhatap Pemerintah setempat agar dapat memperhatikan hal ini.  Dan segara menyalurkan bantuan guna memperbaiki selokan tersebut.

Jaka Atmajaya S STP Dev,  Lurah Talang Jawa Kecamatan  Baturaja Barat Kab. OKU, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan Whats App (WA), tentang permasalahan air selokan  yang meluap dan memasuki rumah tersebut, mengatakan, Pak Syahmi dari RT 06 Kelurahan Talang Jawa sudah koordinasi dengan Lurah tentang permasalahan tersebut.

"Untuk permintaan beliau supaya ada perbaikan, kita akan usulkan dalam rencana pembangunan melalui LKM Talang Jawa. Insya Allah tahun 2019 ini," pungkasnya. (maret)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama