Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Kapal Ferry Jurusan Bakauheni - Merak Terbakar Di Tengah Laut

Kapal Ferry BSP 1 terbakar

MERAK (wartamerdeka.info -  Sebuah kapal Ferry BSP 1 terbakar di Selat Sunda,  hari ini (7/2/2019). Api diduga berasal dari mesin kapal.  Saat ini (pukul 19.30), api sudah berhasil dipadamkan, tapi asap masih mengepul. 
Seorang penumpang, Novri yang dihubungi melalui ponselnya mengatakan, kapal yang dia tumpangi itu berangkat dari Pelabuhan Bakauheni pukul 15.00, menuju Pelabuhan Merak.

"Ketika kapal Ferry sudah hampir nyampe Pelabuhan Merak, yakni sekira jam 17. 30, diketahui mesin kapal terbakar.  Kapal saat itu masih berada di tengah laut.   Para penumpang pun panik, " ujar Novri.

Menurut Novri, para penumpang langsung berebut meminta rompi penampungan,  karena ketakutan,  kapal akan tenggelam.




"Kapal terapung di tengah laut,  dalam kondisi mesin terbakar dari sekitar pukul 17.30 sampai pukul 19.30,"  tambah Novri.

Sekitar pukul 19.40 menurut informasi yang diperoleh Novri, api berhasil dipadamkan.  Namun asap masih mengepul dari bagian bawah (tempat mesin)  kapal.

Sejak diketahui mesin kapal terbakar, kapal pun terkatung-katung di tengah laut dalam kondisi mesin mati.

Saat berita ini ditulis,  kapal Ferry tersebut tengah ditarik kapal penolong menuju Pelabuhan Merak. 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama