Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Latsarmil Bakamla, Outbound Seru Bersama Pelatih Yonif 10 Marinir/SBY


BATAM (wartamerdeka.info) - Siswa Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Bakamla RI mengasah kekompakan dan kebersamaan melalui kegiatan outbound dayung perahu karet dibawah bimbingan Pembina Siswa/Instruktur dari Batalyon Infanteri 10 Marinir/Sandi Bhumi Yudha, di Perairan Setokok, Batam, Selasa (5/2/2019).

Seperti yang dipesankan Binsis, melalui kegiatan mendayung  ini para siswa belajar tentang kekompakan dan kebersamaan dalam teamwork. “Kalau tidak kompak maka perahunya pasti akan muter", kata salah seorang Binsis.

Keseruan sesi outbound hari ini dirasakan oleh seluruh siswa Latsarmil. Tanpa terkecuali, semua siswa merasakan kerja tim mendayung perahu karet saat gilirannya tiba. Dalam setiap perahu karet berisi 10 siswa didampingi 1 orang instruktur. Satu siswa berlatih sebagai pengendali, sedangkan sisanya dibagi berimbang kanan dan kiri. 

Pada sesi ini, instruktur mengajarkan dua cara mendayung yaitu dayung cepat dan dayung lambat, serta diajarkan pula eksersisi atau peran membalik perahu karet, yang dimaksudkan sebagai kamuflase dari pandangan musuh. Para siswa merasakan pengalaman baru ketika membalikkan perahu karet untuk mengelabui musuh, sebanyak  7 orang turun ke air dan 3 orang tinggal di Perahu Karet , dimana 2 orang bertugas membalikkan perahu dan satu orang mengamankan dayung.

Sehari sebelumnya, para siswa juga diajarkan berbagai permainan dan ketrampilan untuk mengasah kerja tim yang solid seperti meniti tali, halang rintang, bakiak beregu, menjatuhkan diri, jaring laba-laba, memindahkan personel menggunakan ban, panduan peta buta, dan lain lain.

Di akhir kegiatan pada hari sebelumnya, Senin (4/2),  pucuk pimpinan tertinggi Bakamla  Laksdya A. Taufiq R. turut berbaur dan duduk bersama siswa. Hadirnya pimpinan tertinggi di tengah para siswa merupakan dukungan dan penyemangat yang dibutuhkan selama berproses menjadi karakter paramiliter yang tangguh, pemberani, dan dengan  semangat kejuangan yang tinggi.(Humas Bakamla RI)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama