// Ukraina menandatangani pakta pertahanan dengan negara-negara Teluk dalam upaya untuk mendapatkan dukungan finansial. // Indeks saham Nikkei 225 turun lebih dari 2.000 poin (+4%), pada Senin pagi, di tengah kekhawatiran konflik di Iran akan meningkat dan mengganggu pasokan minyak mentah. // Menteri luar negeri dari Pakistan, Turki, Mesir, dan Arab Saudi bertemu di Islamabad, dengan tujuan meredakan perang AS-Israel terhadap Iran. // Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengatakan Amerika Serikat sedang merencanakan serangan darat meskipun dalam upaya diplomatik untuk mengakhiri perang. //

Berita Foto

Wisata

Profil: Anda AH

Menteri Luar Negeri Pakistan mengatakan perundingan antara Iran dan AS akan diadakan dalam waktu dekat.


Namun Iran kembali bersumpah untuk berjuang sampai akhir. Sumpah itu muncul setelah AS mengumumkan akan mengerahkan pasukan respons cepat militernya di wilayah tersebut.

Lanjut...

WMChannel


 

Panglima TNI : Tingkatkan Profesionalitas dan Militansi Prajurit


SURABAYA (wartamerdeka.info) - Tingkatkan profesionalitas dan militansi prajurit dalam menjalankan tugas, sehingga tugas-tugas apapun yang dibebankan kepada kita (prajurit) dapat diselesaikan dengan tuntas dan sukses.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dihadapan sekitar 2.000 Prajurit Komando Armada II saat memimpin Apel Khusus di Markas Komando Armada (Koarmada) II Surabaya, Jawa Timur, Jumat (8/2/2019).

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa Prajurit Koarmada II harus fokus baik secara individu maupun satuan dalam menjalankan tugas-tugas TNI.  “Dengan niat yang tulus ikhlas, kerja keras dan kerja cerdas, saya yakin masyarakat akan menilai positif kinerja TNI sesuai dengan hasil survei publik selama ini,” ucapnya.

“Antisipasi dan tingkatkan kesiapsiagaan pasukan serta alutsista untuk menjalankan tugas-tugas operasi dengan tempo yang cepat, dalam rangka menghadapi kontinjensi yang muncul secara tiba-tiba, termasuk antisipasi penanggulangan bencana,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI kembali menekankan bahwa dalam rangka menghadapi Pilpres dan Pilleg 2019, kepada seluruh prajurit untuk selalu mengedepankan netralitas TNI. Oleh karena itu, cermati setiap informasi dan jangan larut dalam provokasi-provokasi yang mencoba menyeret TNI dalam politik praktis.

“Hindari hasutan-hasutan melalui media sosial, jangan terpengaruh oleh upaya-upaya adu domba yang mengganggu soliditas TNI dan sinergi TNI-Polri,” katanya.

Panglima TNI juga mengatakan bahwa loyalitas prajurit adalah tegak lurus kepada pemimpin TNI di seluruh jajaran. “Tidak ada loyalitas yang mendua, jangan gadaikan loyalitas kepada pihak lain yang akan mengganggu soliditas TNI dan runtuhnya kepercayaan masyarakat kepada TNI,” tegasnya.

“Saya memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh prajurit atas dedikasi, loyalitas dan militansi dalam menjalankan tugas-tugasnya,” tutup Panglima TNI.(Puspen TNI)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama