Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Patroli Quick Wins Program 3 DitSamapta Polda Banten Siap Berantas Premanisme


LEBAK (wartamerdeka.info) - Untuk meningkatkan rasa aman di  masyarakat, Personel Quick Wins Program 3 Dit Samapta Polda Banten melaksanakan patroli dialogis dengan mengendarai kendaraan bermotor R2 melalui rute dari Mako Polda Banten menuju wilkum polres Lebak, Sabtu (16/2/19) Pukul 12.00 Wib hingga Minggu (17/2/19) pukul 05.00 Wib

Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir, Msi melalui Dirsamapta Polda Banten Kombes Pol Jondrial Sik mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan guna mencegah premanisme dan kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.

"Di dalam melaksanakan patroli, Petugas Mengajak masyarakat bekerjasama dengan pihak Kepolisian dalam memerangi premanisme serta agar selalu waspada, berhati-hati dan menjaga keselamatan diri terhadap ancaman premanisme di jam-jam yang rawan, "ujarnya.

Kemudian lanjut Dir samapta Polda Banten mengatakan bahwa pada saat petugas patroli, petugas Menemukan pemuda yang mengendarai kendaraan bermotor yang tidak standar

"Kami mengambil tindakan  memperingatkan agar kendaraan tersebut diubah kembali sesuai standar dan aturan yang berlaku,   dan kami juga Memberikan himbauan kepada Masyarakat yang sedang berkumpul dimalam hari agar tidak meminum minuman keras dan segera pulang agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, " imbuhnya.(A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama