Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Peringati Hari Peduli Sampah, Zona Kamla Tengah Turut Serta Aksi Coastal Clean Up


MANADO (wartamerdeka.info) - Kepala Zona Maritim Tengah Laksma Bakamla Drs. Bastomy Sanap, S.H., M.B.A.,  M.Hum. turut bersama Gubernur Sulawesi Utara Olly Donfokambey, S.E. dan jajaran Forkopimda Sulut menandatangani deklarasi "Wujudkan Laut Bersih Laut Indah Menuju Indonesia Bersih". 

Penandatanganan ini dilakukan saat mengawali aksi bersih pantai dan laut (Coastal Clean Up) yang juga dihadiri Ketua Wanita Selam Indonesia (WASI) Ny. Tri Suswati, di kawasan Megamas, Mantos, Manado, Sabtu (23/02/2019).

Aksi _Coastall Clean Up_ ini digelar Pemprov Sulut untuk mengembalikan keindahan Kota Manado sebagai kota destinasi wisata selam, dengan melibatkan Forkopimda dan Bakamla. Lokasi bersih pantai meliputi Muara Sungai Terminal Malalayang, Muara Sungai Pantai Bahu dan Kawasan Bahumall, Muara Sungai Sario Kawasan Megamas Mantos, Muara Sungai Kalijengki dan Pantai Sindulang sampai dengan Muara Karangria dan Pulau Bunaken. 

Pagi itu, Kazona Tengah menularkan semangatnya kepada jajarannya, "Mari bersama-sama melaksanakan aksi bersih pantai dan laut ini dengan tulus dan ikhlas, kita jaga Kawasan Megamas Manado dari dampak pencemaran dan kerusakan lingkungan, terutama dari sampah laut," ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara dalam sambutannya mengatakan bahwa aksi digelar dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) dan tema yang diusung yaitu "kelola sampah untuk hidup bersih, sehat dan bernilai". Sedangkan sub tema yaitu "bersih sampah di laut untuk kenyamanan masyarakat".

"Pelaksanaan aksi bersih bersih ini merupakan upaya mengatasi persoalan pencemaran pantai dan laut, yang telah menimbulkan berbagai persoalan kompleks dan mengancam keanekaragaman kehidupan laut dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat", sambung Olly.

Turut mendukung aksi ini yaitu Forkopimda Sulawesi Utara dan Bakamla Zona Tengah yaitu dari Kantor Kamla Zona Tengah, Pangkalan Serei, SPKKL Manembo-nembo, SPKKL Bitung, Stasiun Bumi Bitung dan SPKKL Kema serta personel KN Singa Laut 4802 dan KN gajah Laut 4804 Bakamla. (Humas Bakamla RI)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama