Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Polisi Gelar 11 Adegan Rekontruksi Tewasnya Ahmat al Fandri Oleh Geng Motor


JAKARTA (wartamerdeka.info)  -  Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat menggelar rekonstruksi kasus tewasnya seorang remaja Ahmat al Fandri (23) akibat dianiaya anggota geng motor di jalan Tubagus Angke Jakarta Barat beberapa hari lalu.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu mengatakan, sebanyak 14 orang  tersangka  memperagakan 11 adegan.

"Jadi siang ini kami lakukan rekonstruksi sebanyak 11 adegan. Tujuannya untuk memastikan keterangan tersangka maupun saksi, dan juga  menjadi satu rangkaian berkas ke pengadilan nanti,"ujar AKBP Edy, Kamis (14/02/2019).

Dalam rekonstruksi tersebut, pelaku didampingi kuasa hukumnya dan tidak ada yang dibantah yang artinya berjalan normal.

Tampak dalam adegan ke enam para pelaku geng motor tersebut memperagakan pelaku mengejar korban Al (23) lalu tampak jelas dalam adegan tersebut pelaku MN dan KL membacok korban hingga berulang kali

"Mereka (pelaku) sebelumnya terlibat tawuran di kawasan Penjaringan, namun tidak ditemukan korban jiwa. Dan juga mereka ini dalam proses mencari jati diri atau pengakuan di  kelompoknya," katanya.

Dikatakannya, sesaat sebelum kejadian tersangka melewati Jalan Tubagus Angke bersama teman-temannya berjalan beriringan menggunakan sepeda motor. 

Lalu tersangka melihat ada pengendara motor berboncengan yang lewat melintas mendahului, kemudian tersangka dan teman-temannya mengejar kelompok pengendara sepeda motor tersebut.

Setelah dekat, korban dipepet oleh tersangka hingga terjatuh. Kemudian tersangka membacok korban beberapa kali, sedangkan teman-temannya berhasil kabur.(A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama