// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Bakamla Bersama BNPP Teken Nota Kesepahaman


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Kepala Bakamla RI diwakili Deputi Kebijakan dan Strategi Laksamana Muda Bakamla Drs. Frederik Kalalembang bersama Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito, S.E, M.M., menandatangani Nota Kesepahaman tentang penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan di lapangan upacara Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Jl. Angkasa Blok B15 kav 2-3 Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (28/02/2019).
"Maksud dari Nota Kesepahaman ini adalah sebagai landasan dalam melakukan kerjasama melalui kegiatan bidang penyelenggaraan pencarian dan pertolongan", ujar Frederik.
Dalam Nota Kesepahaman ini ada lima pokok ruang lingkup penyelenggaraan pencarian dan pertolongan. Lima pokok tersebut yaitu operasi pencarian dan pertolongan bersama, pemanfaatan sarana dan prasarana, latihan bersama, peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM), tukar menukar informasi dan integrasi sistem pemantauan di wilayah perairan Indonesia dan Yuridiksi Indonesia.

Pelaksanaan Nota Kesepahaman ini juga bersamaan dengan pelaksanan upacara HUT ke-47 Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang dihadiri para pimpinan lembaga dan kementerian.
Tidak hanya dengan Bakamla, Nota Kesepahaman juga dilakukan oleh Badan dan beberapa perusahaan dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan diantaranya Badan Nasional Penanggulangan Bencana, RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, PT. Indonesia Power, Indonesia Divers Rescue Team dan PT. Astra Internasional, Tbk.
Sementara itu, Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Brigjen TNI (Mar) Budi Purnama,  S.Pi.,M.Agr., ketika dihubungi melalui telepon seluler, mengatakan, pada usianya ke-47 ini, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan akan terus bertekat meningkatkan faktor kecepatan bertindak. Karena menurutnya, dalam penanganan pencarian dan pertolongan memang mutlak memerlukan kecepatan.
Untuk mewujudkan tekadnya, pihaknya mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini tentu saja tak terkecuali seluruh personel Bakamla yang kebetulan hari ini juga melakukan suatu kegiatan penting bersama Institusinya.
Turut hadir mendampingi pelaksanaan penandatangan nota kesepahaman, antara lain: Kepala Seksi Kerjasama Non Pemerintah Mayor Bakamla Ariana Listyawati, S.Pd dan staf Letda Bakamla Diyah Widayanti.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama