Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ciptakan Suasana Pemilu Aman, Damai Dan Sejuk, Polres Jakbar Gandeng Public Figur


JAKARTA (wartamerdeka.info ) - Dalam rangka mensukseskan pesta demokrasi 2019 yang tepat jatuh pada 17 april 2019 mendatang yang aman,  damai dan sejuk.  Berbagai Upaya dilakukan aparat kepolisian guna tercipta upaya tersebut.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Barat berbagai upaya ditempuh guna mewujudkan suasana pesta demokrasi 2019 yang aman,  damai dan sejuk

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi SIK MH mengatakan, upaya yang dilakukannya dalam rangka mensosialisasikan kepada masyarakat berbagai hal mengenai pemilu 2019,.

"Kita lakukan sosialisasi tentang pelanggaran - pelanggaran pemilu yang dapat dipidanakan sampai tahapan- tahapan pencoblosan Pemilu serentak 2019. Ada juga yang kita lakukan bersifat pembuatan meme,  spanduk,  penyebaran pamflet maupun video singkat mengenai himbauan kamtibmas tentang pemilu 2019,"  ujar Kombes Hengki Haryadi, Jumat (12/04/2019).


Pria berpangkat melati tiga ini menambahkan, tak hanya itu saja, pihaknya  juga bekerja sama dengan berbagai public figure papan atas atau yang  saat ini membuat video kreatif mengenai Pemilu serentak 2019.

Maksud dan tujuan melakukan upaya tersebut agar masyarakat luas mudah memahami baik dari kalangan milenial sampai kaum dewasa, dari pelanggaran-pelanggaran pemilu yang bisa dipidanakan.

"Himbauan mengenai nyoblos itu keren hingga tahapan-tahapan pemilu baik dengan cara membagikan pamflet langsung masyarakat, pemasangan spanduk pada titik - titik simpul jalanan di wilayah Jakarta abarat sampai penyebaran konten melalui media sosial," Tambahnya.

Disamping itu, Kombes Hengki menegaskan, Polri siap menjaga netralitas dalam menyambut Pemilu 2019. Setiap anggota kepolisian wajib bersikap netral dalam pesta demokrasi.

"Netralitas Polri di dalam pelaksanaan pengamanan pemilihan umum wajib bersikap netral dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis sebagai anggota Polri," tegasnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama