Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Dirpolairud Polda Banten, Siapkan Kapal Untuk Pengawalan Logistik Pemilu 2019


BANTEN (wartamerdeka.info) - Kepolisian Daerah Banten khususnya Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten menggelar apel kesiapsiagaan dalam mempersiapkan pengamanan menjelang masa pemilihan Presiden dan Pileg 2019, Kamis (11/04/19) jam 09.00 Wib di Mako Ditpolairud Polda Banten.

Pelaksanaan apel kesiapsiagaan tersebut dipimpin langsung Dirpolairud Kombes Pol  Nunung Syaifuddin, S.Ik, MM dan dihadiri juga  oleh Perwira Ditpolairud Polda Banten, seluruh personel Ditpolairud Polda Banten serta para Komandan Kapal Mabes. Selanjutnya dalam apel tersebut Dirpolairud didampingi Wadir beserta Perwira Ditpolairud Polda Banten melaksanakan pengecekan kesiapan personel dan kesiapan Kapal Patroli yang akan mengamankan terselenggarannya tahapan-tahapan pesta demokrasi serta pada saat pencoblosan dan pasca penghitungan.

Direktur Polairud Kombes Pol  Nunung Syaifuddin, S.Ik, MM  mengatakan, pengamanan untuk Pilpres dan Pileg 2019 harus dilakukan semaksimal mungkin. Pemahaman soal pengamanan juga sudah harus dipahami oleh setiap jajarannya dalam rangka pengamanan Pilpres dan Pileg nanti.

Dalam sambutannya, Dirpolairud Kombes Pol Nunung Syaifudin, S.Ik, MM menyampaikan dan menekankan kepada seluruh personel Ditpolairud Polda Banten “agar seluruh personel bersikap netral dalam pelaksanaan pengamanan Pam TPS, anggota harus memahami dan tahu tugas dan pokoknya, pedomani buku saku dalam melaksanakan penguatan pam TPS,”ujar Nunung.

Lanjut Nunung “setiap anggota Polri khususnya personel Ditpolairud wajib dan mengetahui lokasi TPS, ketua KPPS, Babinsa yang bertugas serta unsur pengamanan lainnya yang berada di wilayahnya masing-masing. Untuk kapal patroli rutin melaksanakan kegiatan pengawalan logistik ke pulau-pulau yang ada diwilayah hukum Ditpolairud dan melaksanakan patroli objek-objek vital nasional serta untuk personel yang tidak terlibat Pam tetap melakukan siaga 1 di mako menyesuaikan kegiatan di Polda dan bermalam di mako jika nantinya sewaktu-waktu diperlukan." (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama