Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ketika Srikandi KN Tanjung Datu 301 Membelah Lautan


LAUTAN ANDAMAN (wartamerdeka.info) - Bekerja meniti karir sebagai seorang Anak Buah Kapal (ABK) di Indonesia Coast Guard tidaklah mudah bagi seorang perempuan yang biasanya syarat dengan   lelaki. Tetapi inilah yang terjadi di KN Tanjung Datu 301, terdapat delapan perempuan tangguh yang berani mengarungi Samudera dengan menggunakan  kapal Indonesia Coast Guard, di Lautan  Andaman, Minggu (12/5/2019).

KN Tanjung Datu 301 yang saat ini sedang berlayar dan akan mencatatkan sejarah Bakamla sebagai muhibah pertama bagi Indonesia Coast Guard menuju Port Blair India di awaki delapan perempuan tangguh.

Delapan perempuan tersebut memiliki tugas dan peran yang tidaklah kalah penting dengan kaum Adam, seperti Letda Bakamla Sarimah sebagai Perwira Logistik, Serka Bakamla Lina Warlina sebagai Bakes, Serda Bakamla Umi Mushilihah sebagai juru plotter, Serda Bakamla Neneng Siti Aisyah sebagai Juru Telegrafis II, Serda Bakamla Andi Lidya Miftha Andhiny sebagai Juru Radio Komunikasi dan Srikandi lainnya yang tidak kalah penting tugasnya.

 “Bagi saya, selama bekerja di atas kapal bukanlah tentang posisinya. Tapi, bagaimana menjalankan tugas dan kewajiban dengan baik. Selanjutnya, mengaplikasikan ilmu-ilmu yang sudah didapat selama pendidikan Latsarmil di Markas Yonif 10 Mar/Satria Bhumi Yudha Batam di atas kapal,” terang Serda Miftha.

Komadan Kapal KN Tanjung Datu 301 Kolonel Bakamla Capt. Nyoto Saptono, S.H.,M.Si (Han) M.Mar.,mengatakan bahwa, "saya sangat menghargai ABK yang berkompeten. Tidak memandang perempuan atau laki-laki. Jika dia mampu maka promosi ataupun reward adalah suatu penghargaan bagi mereka," ungkap Capt. Nyoto. (A/Humas Bakamla)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama