Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ketua FKUB Kab Tangerang Tolak People Power


TANGERANG (wartamerdeka.info) -  Adanya gerakan people power pasca Pemilu 2019 sangat meresahkan. Rencana gerakan people power itu pun, mendapat penolakan dari masyarakat.

Ketua FKUB Kabupaten Tangerang Drs. KH. Maski, menganggap bahwa  hal tersebut merupakan tindakan inkonstitusional.

Menurutnya gerakan people power akan merusak persatuan dan kesatuan bangsa indonesia.

"Kami menolak gerakan people power, itu berpotensi akan merusak persatuan dan kesataun bangsa indonesia," ujar KH. Maksi, Rabu (15/5/16).

KH. Maksi juga meminta masyarakat di Kabupaten Tangerang agar mampu manjaga dan merawat keutuhan NKRI. Di samping itu, dirinya juga meminta agar masyatakat lebih berhati-hati dengan berita hoax.

"Mari jaga perdamaian dan jangan mudah diprovokasi dengan berita yang belum tentu benar," imbuhnya.(A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama