Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Menhub: Pengganti Gerbang Tol Cikarang Utama Siap Beroperasi 23 Mei

Tol Kalihurip Utama sebagai pengganti Tol Cikarang Utama untuk menuju arah Selatan, terutama Jawa Barat, seperti Bandung dan sekitarnya. (Foto: Ant)

CIKAMPEK (wartamerdeka.info) - Dua pengganti Gerbang Tol Cikarang Utama untuk pembayaran tol selama masa angkutan Lebaran 2019 yakni Gerbang Tol Cikampek Utama dan Gerbang Tol Kalihurip Utama siap beroperasi pada 23 Mei 2019.

“Tanggal 23 pukul 00.00 sudah siap beroperasi,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat peninjauan di Tol Cikampek, Cikampek, Jawa Barat, Minggu.

Kedua gerbang tol tersebut akan menggantkan fungsi Gerbang Tol Cikarang Utama, di mana Gerbang Tol Cikampek Utama untuk tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur, sementara Gerbang Tol Kahuripan Utama untuk tujuan Jawa Barat, dalam hal ini Bandung dan sekitarnya.

“Kita berada di KM 70 ini adalah Cikampek Utama. Ini adalah gerbang pengganti Cikarang Utama di mana Cikarang Utama dibagi dua, sehingga Cikarang Utama tidak berfungsi lagi dan dipindahkan ke sini. Jadi pembayaran mereka dari Jakarta itu di sini. Sedangkan tujuan Bandung di Kalihurip,” kata Menhub Budi Karya Sumadi

Menhub menyebutkan nantinya gardu yang dibangun akan sama dengan Cikarang Utama, yakni 30 gardu, sehingga bisa memperlancar proses pembayaran.

“Jadi praktis sama tapi bergeser. Bisa dibayangkan jumlah layanannya dua kali lipat atau bisa dikatakan dengan pergerakan yang cuma 55 persen, layanannya maksimal dan ini satu arus,” katanya.

Dalam kesempatan sama, Direktur Utama PT Kasa Marga Desi Arryani mengatakan dengan adanya dua gerbang terpisah sesuai tujuan tersebut, kepadatan akan terpecah.

“Di Kalihurip Utama KM 68. Jadi di sini pergerakannya sudah pecah ke Timur lewat Cikampek Utama, yang ke selatan lewat Kalihurip. Tadinya kan Cikarang Utama menahan full traffic dari Jakarta, sekarang sudah dibagi dua,” katanya.

Desi mengatakan progres pengerjaan kedua gerbang tol pengganti itu sudah mencapai 85 persen.

“Nanti yang 15 persen sebetulnya tambahan satelit-satelit. Kalau ini kan utamanya selesai hari ini, nah yang satelitnya untuk menampung pergerakan satu arah,” katanya.

Terkait tambahan teknologi, Desi mengatakan akan dipasang kamera pengintai (CCTV) untuk pengamanan. (ant)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama