// Sakamoto Kaori dari Jepang meraih gelar juara seluncur es kejuaraan dunia di Praha, Republik Ceko, pada hari Jumat. // Israel bersumpah tidak akan menghentikan serangan meskipun ada upaya untuk mengakhiri perang. // ASEAN tetap berlangsung pada Mei, tetapi dipersingkat menjadi program 'minimalis' karena konflik Timur Tengah // Teheran menolak proposal 15 poin AS untuk mengakhiri pertempuran karena dianggap tidak adil. // Pemerintah Malaysia rencana mengurangi jumlah pekerja asing untuk mendorong perekrutan tenaga kerja lokal dan meningkatkan pendapatan. // Tiga juta warga Iran dan sekitar satu juta warga Lebanon terpaksa meninggalkan rumah mereka karena serangan AS-Israel.//

Trulli
Houthi Yaman meluncurkan serangan rudal ke Israel ketika perang dengan Iran meningkat. Pemberontak mengatakan mereka menembakkan rentetan rudal balistik yang menargetkan ‘situs sensitif militer Israel’ di Israel selatan.

Beritanya..

Hossein: Pihak Iran akan terus melakukan perlawanan habis-habisan


Hossein Kanani Moghaddam, mantan komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, mengatakan kepada NHK pada hari Jumat bahwa dirinya skeptis terhadap pernyataan Trump yang meminta waktu untuk menyelesaikan pengerahan pasukan AS di kawasan itu, guna merebut pulau-pulau di Teluk Persia. Dirinya menekankan pihak Iran akan terus melakukan perlawanan habis-habisan.

Lanjut...

Panglima TNI : Mudik Lebaran Sebuah Tradisi Tahunan Yang Unik


JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Budaya mudik Lebaran merupakan sebuah tradisi tahunan yang unik, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri, yang telah menjadi salah satu ritual nasional bangsa Indonesia sejak dahulu hingga sekarang. Ritual nasional yang tidak hanya berdimensi spiritual, namun juga berdimensi sosial dan budaya, bahkan menjadi penggerak ekonomi nasional.

Demikian amanat tertulis Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., yang dibacakan oleh Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Letjen TNI Muhamad Herindra, M.A., M.Sc. pada Apel Khusus pemberangkatan rombongan Cuti Bersama Idul Fitri 1440 H / 2019 M di Lapangan B-3 Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (1/6/2019).

Panglima TNI menambahkan bahwa Hari Raya Idul Fitri tidak hanya berimplikasi pada kehidupan umat muslim semata, tetapi juga berdampak positif pada seluruh umat beragama di Indonesia. “Hal ini akan menjadi modal penguatan dalam membangun ikatan kekeluargaan di seluruh elemen masyarakat, termasuk prajurit TNI dan PNS TNI, untuk memperkuat ketahanan sosial nasional yang sangat tangguh,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakan bahwa perayaan Idul Fitri sejatinya bukan hanya hari perayaan agama semata, melainkan memiliki dimensi yang cukup luas dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. “Artinya pada hari Kemenangan tersebut, masyarakat tidak hanya sekedar melaksanakan silahturahmi, tetapi juga melakukan berbagai kegiatan sosial lainnya yang dinamis,” ucapnya.

“Ikatan kekeluargaan yang kokoh, persatuan dan kesatuan itulah yang harus terpelihara dan terwariskan dengan baik, pada setiap generasi prajurit  dan  PNS  TNI, sebagai bagian penting dalam memelihara kemanunggalan dengan rakyat, menjaga Kebhinekaan dan memperkokoh persatuan dan kesatuan Bangsa,” terangnya.

Di akhir amanatnya, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menekankan antara lain : Pertama, manfaatkan sebaik-baiknya waktu cuti bersama ini untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga setelah cuti bersama kita kembali ke titik nol, dengan semangat dan etos kerja yang lebih baik.

Kedua, faktor keamanan dan keselamatan, baik saat keberangkatan maupun kembali, menjadi prioritas utama untuk diperhatikan.  Ketiga, agar senantiasa mencermati, mewaspadai dan mengantisipasi setiap perkembangan dan dinamika sosial sekecil apapun di lingkungannya untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. 

Keempat, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI dimanapun berada. Jadikan momentum Lebaran Idul Fitri sebagai pelopor dalam merajut kembali persatuan dan kesatuan, pasca penyelenggaraan Pemilu 2019.

Pelaksanaan mudik bersama keluarga besar Mabes TNI dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019 M, berjumlah 1120 orang menggunakan 32 unit bus dengan tujuan Jakarta-Surabaya, Jakarta-Madiun, Jakarta-Solo, Jakarta-Yogyakarta, Jakarta-Semarang, Jakarta-Purwokerto dan Jakarta-Purworejo. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama