Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Temui Jokowi di Bangkok, Presiden ADB Apresiasi Perkembangan Ekonomi Indonesia

Presiden Jokowi menerima Presiden ADB Takehiko Nakao, di Hotel Athenee, Bangkok, Thailand, Minggu (23/6) kemarin. (Foto: Dindha M/Humas)
BANGKOK (wartamerdeka.info) - Sebelum berangkat menuju Pangkalan Militer Don Mueang untuk bertolak ke Jakarta, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri untuk menerima kunjungan kehormatan Presiden Asian Development Bank (ADB) Takehiko Nakao, di Hotel Athenee, Bangkok, Thailand, Minggu (23/6) kemarin.

Dalam pertemuan yang berlangsung secara tertutup tersebut, Presiden didampingi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam keterangannya kepada wartawan menjelaskan, Presiden ADB menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Jokowi yang telah membawa ekonomi Indonesia saat ini dalam kondisi cukup baik.

“Nakao memuji manajemen fiskal dan makroekonomi Indonesia yang solid, sebagaimana terlihat dari pertumbuhan ekonomi 5,2 persen, inflasi 3,2 persen, serta kehati-hatian manajemen fiskal dan cadangan devisa,” kata Menlu.

Menurut Menlu, Presiden ADB itu menilai bahwa Indonesia merupakan salah satu contoh dari ekonomi yang bertumbuhkembang dengan baik di kawasan. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama