Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Yonif 141/AYJP Asah Kemampuan Menembak Jatpok Lintar


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) -
Guna memelihara dan meningkatkan keterampilan dan kemampuan penembak Jatpok (senjata kelompok), prajurit Batalyon Infanteri 141/AYJP melaksanakan latihan menembak senjata kelompok Lintas Datar, Sabtu (16/06/2019).

Latihan menembak senjata kelompok lintas datar (Latbak Jatpok Lintar) ini dilaksanakan selama dua hari di Desa Merapi Timur, Kabupaten Lahat , Sumatera Selatan, diikuti oleh 106 Prajurit yang memiliki jabatan tertentu seperti penembak Senjata Mesin Berat (SMB), penembak Senjata Otomatis (SO) Minimi, penembak Senjata Mesin Sedang (SMS), penembak Senjata Mesin Ringan (SMR), dan Pnembak Rinduk (Bakduk).


Di samping menjadi Program latihan, latihan menembak ini juga akan dijadikan tolak ukur dari latihan menembak pada tahun sebelumnya untuk memenuhi prinsip latihan yang bertahap, bertingkat dan berlanjut sehingga tujuan latihan
untuk meningkatkan profesionalisme prajurit dapat tercapai.

Komandan Batalyon Infanteri 141/AYJP
Aswin Suladi, S.E., M.Ak mengatakan, bahwa latihan menembak senjata kelompok Lintar (Lintas datar) ini merupakan salah satu kewajiban setiap Prajurit Batalyon Infanteri 141/AYJP yang harus dilaksanakan demi menjaga kemampuan.

"Selain itu juga mengingat kembali teknik menembak kelempok karena dimungkinkan jabatan penembak senjata kelompok sudah berubah orangnya sehingga harus selalu di asah kemampuannya agar dapat menembak dengan baik," pungkasnya (Agus V)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama