Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Atasi Kesulitan Rakyat, Ahli Geologi Semarang, Bantu Satgas TMMD Tegal Cari Sumber Air


TEGAL (wartamerdeka.info) – Pembangunan non fisik masyarakat melalui TMMD Reguler 105 Kodim 0712/Tegal, di Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, juga mendapatkan dukungan dari pakar peneliti geologi dari Semarang, Jawa Tengah.

Dwiyanto (68) mantan dosen geologi dan teknik sipil UNDIP Semarang, terjun langsung bersama tim untuk mencari titik terbesar sumber mata air dalam tanah, sehingga kedepan dilakukan pengeboran guna memperoleh air bersih.

Dikatakannya bahwa, pihaknya datang ke lokasi TMMD atas permintaan dari Korem 071 Wijayakusuma melalui Kasiter Korem, Letkol Inf Sapto Broto, guna membantu Satgas TMMD dan masyarakat yang mengalami krisis air karena kemarau berkepanjangan.

“Kami menggunakan geolistrik dalam menentukan sumber air tanah. Tujuannya adalah untuk menemukan debit air bawah tanah yang cukup besar, sehingga nantinya dapat dilakukan pengeboran oleh dinas terkait,” ucapnya di areal persawahan di samping lokasi pembangunan makadam TMMD, depan SDN Jatimulya 03 Dukuh Sigerung, Senin (22/7/2019).

Tampak Dwiyanto (helm proyek merah), menjelaskan cara kerja ala kepada Dansatgas TMMD/Dandim, Letkol Infanteri Richard Arnold Yeheskiel Sangari, S.E., M.M., Camat Suradadi Tri Guntoro, Danramil Kapten Infanteri Jamaludin Abbas, S. Ag, Kades Ahmad Zaeni serta para media yang meliput.

Camat, Tri Guntoro menyampaikan, jika ditemukan sumber air nantinya, maka akan dilaporkan kepada ke pihak kabupaten dan dinas terkait guna dilakukan pengeboran dan disedot untuk dialirkan ke tempat penampungan air berupa bangunan menjulang yang terletak di depan SD tersebut.(A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama