Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Berita Foto

Cinque Terre

Hawa Moalim, 33 tahun, duduk bersama anak-anaknya di kamp pengungsi Wayamo di Baidoa, negara bagian Somalia Barat Daya, setelah melarikan diri dari wilayah Bakool ketika kekeringan menghancurkan mata pencahariannya. Ia memulai perjalanan dengan enam anak dan beberapa kambing yang selamat, tetapi hewan-hewan itu mati di sepanjang jalan, sehingga keluarga tersebut tidak memiliki apa pun ketika mereka tiba dua minggu lalu. [Abdulkadir Mohamed/NRC] (sumber: Al Jazeera)

Bakamla RI dan US Coast Guard Berbalas Courtessy Call


BATAM  (wartamerdeka.info) - Komandan United States Coast Guard (USCG) Cutter Stratton Capt. Bob Little dan Senior Officer Jeff Ferlauto mengunjungi KN. Tanjung Datu, di Dermaga Utara Batu Ampar, Sabtu (10/8/2019).

Kunjungan ini adalah kunjungan balasan atas Courtessy Call yang dilakukan Bakamla RI/Indonesian Coast Guard (IDNCG) beberapa saat sebelumnya. Kunjungan  dipimpin oleh Komandan KN Tanjung Datu 301 Kolonel Bakamla Capt. Nyoto Saptono, S.H., M.Si (Han), M.Mar. Turut serta dalam kunjungan yaitu Letkol Bakamla Hananto dan Letkol Bakamla Raka Momon beserta kru Tanjung Datu. 

Adapun kunjungan kehormatan Bakamla RI ke kapal USCG Cutter Stratton adalah dalam rangka mematangkan rencana boarding exercise dan sekaligus penyerahan plakat dari Bakamla kepada Komandan Stratton.

Mengawali pertemuan dan untuk menjalin keakraban, tiap perwakilan yang hadir memperkenalkan diri dan menyampaikan peran yang diemban dalam latihan nantinya, dan selanjutnya berdiskusi terkait mekanisme boarding exercise yang akan dilaksanakan. 

Komandan Stratton, Capt. Bob Little mengatakan bahwa dalam latihan bersama, kedua pihak akan belajar dan menemukan hal baru, "Encourage to learn, we also learn as much from you as you learn from me", ujarnya. 

Satu hal yang juga sangat dinantikan oleh Capt. Bob adalah diskusi setelah latihan bersama selesai. Menurutnya saat itulah bisa saling belajar dan bertukar pengetahuan. 

Mengakhiri pertemuan itu, Capt. Nyoto memberikan dan menyematkan secara langsung lencana bahari yang telah dikenakannya sejak tahun 2012 kepada Capt. Bob Little.(Humas Bakamla)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama