Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bakar Sampah Sembarangan, Tiga Rumah Dilalap Si Jago Merah


CILACAP (wartamerdeka.info) - Gara-gara membakar sampah sembarangan, 3 rumah terbakar ludes oleh Si Jago Merah.

Kebakaran terjadi pada hari Minggu Sore (4/8/2019) sekitar pukul 16.15 wib di wilayah RT 02/RW 11 Jalan Kiadeg, Desa Jenang Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap.

Sertu Slamet selaku Babinsa Desa Jenang beserta Babinsa lain saat mendengar kabar tersebut langsung mendatangi lokasi kebakaran. Bersama petugas Damkar Majenang, Slamet membantu memadamkan api dengan cara mengatur distribusi air dan melokalisir titik rumah yang terbakar, serta membantu pengamanan lokasi kebakaran.

Danramil 13/Majenang Kapten Inf Agus Sudarso juga tidak ikut turun membantu memadamkan api. Dia terus melakukan koordinasi dengan Tiga Pilar beserta Babinsa untuk membantu dan memonitor perkembangan situasi di lokasi kejadian kebakaran.

Menurut Slamet, api diduga dari
pembakaran sampah yang ditinggal pergi begitu saja. Kemudian api merambat  ketimbunan kayu jati dan aspal kemudian api pun merambat kerumah penduduk.

"Perisitiwa ini tidak mengakibatkan korban  jiwa namun dua rumah warga ludes dan menghabiskan kayu jati dan aspal," terang Sertu Slamet.

Akibat dari kejadian ini 3 rumah terbakar. Adapun rumah yang terbakar masing-masing milik Abun (54 th) dengan kerugian material berupa kayu jati dan aspal.  Diperkirakan kerugian sampai dengan 700 juta riupah.

Kemudian korban berikutnya Asep (52 th), kerugian material diperkirakan 50 juta dan Edi (53 th) dengan kerugian material diperkirakan 40 juta rupiah.

Dengan terbakarnya kayu jati yang menumpuk dan minimnya pasokan air, api susah dipadamkan.

Pemadaman tidak hanya dari tim Damkar Majenang, tapi juga dibantu dari tim Damkar Sidareja dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Banjar Patroman Jawa Barat.(gus)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama