Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Inspektorat Rampungkan Pemeriksaan Di Tubuh PD Pasar Lamongan

Kepala Inspektorat Lamongan, Agus Suyanto

LAMONGAN (wartamerdeka.info) -
Dimulai akhir Juni kemarin, kini inspektorat Lamongan sudah merampungkan agenda pemeriksaan di jajaran Perusahaan Daerah (PD) Pasar.

Kepala Inspektorat Lamongan, Agus Suyanto, dikonfirmasi membenarkan selesainya agenda tersebut.

"Saat ini, kami sudah merampungkan pemeriksaan di tubuh PD Pasar," ujar Agus Suyanto via telepon selularnya,R (14/8/2019).

Pemeriksaan yang kami lakukan, lanjut mantan kadishub kota Soto itu, mulai dari Direktur yang lama, bagian Keuangan dan semua UPT pasar.

Ketika ditanya, terkait ada tidaknya rekomendasi yang disampaikan oleh tim dari inspektorat, Agus enggan menjawab secara rinci.

"Ya, soal ada tidaknya rekomendasi, kami hanya membuat laporan tertulis untuk disampaikan ke bupati," ungkap dia.

Informasi yang dihimpun media ini, menyebut Inspektorat Lamongan mengagendakan pemeriksaan di jajaran PD pasar, karena munculnya gejolak di tubuh BUMD selama kepemimpinan direktur yang lama, Hendy Mustofa.

Diduga ada sejumlah persoalan yang membelit PD pasar, baik yang menyangkut direktur maupun sejumlah UPT.

Bahkan kabar yang beredar, ada kepala UPT pasar tertentu yang dipastikan dicopot , karena tersangkut jual beli stan di pasar Rakyat.

"Soal pergantian ka UPT tersebut, ya dilihat saja hasil rekomendasi selama pemeriksaan yang dilakukan oleh kantor inspektorat," ungkap sumber di PD pasar Lamongan.

Termasuk diangkatnya Plt. Direktur hingga dua kali, yakni, Fais dan Suhartono, karena menunggu hasil akhir pemeriksaan oleh inspektorat.

"Dengan rampungnya pemeriksaan inspektorat ini, kami merasa lega, biar ada direktur definitif, Mas," tambah sumber yang enggan disebut jatidirinya itu.(Mas).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama