Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Kejari Jakpus Ikrarkan Zona Integritas Menuju WBK Dan WBBM


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kajari Jakpus), Sugeng Riyanta, SH, MH, mengamanatkan jajarannya agar selalu mengabdi kepada bangsa, negara dan masyarakat.

Hal ini dikatakan Sugeng dalam acara
Pengucapan Ikrar (janji) Kejari Jakpus dalam mencanangkan pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), yang berlangsung di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (14/8).


Hadir dalam acara ini, Walikota Jakarta Pusat, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kapolres, Dandim 0501, Camat, Lurah, dan Jajaran Kejari Jakpus.


"Ini suatu perjuangan dalam rangka pengabdian sebagai aparatur Pemerintah yang selalu mengabdi kepada Bangsa, Negara dan Masyarakat," tandas Sugeng penuh semangat.

Kejari Jakpus menurutnya, harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan para stakeholder semata-mata bertujuan memberikan kepuasan kepada masyarakat untuk dapat menikmati layanan yang diberikan Kejari Jakarta Pusat.

“Harus bekerja secara profesional, kreatif dan inovatif, menjadikan birokrasi cepat, simpel dan bersih, dengan penuh keberanian, dan perubahan dari paradigma lama seperti dipersulit sekarang dipermudah,” tambah Kajari.

“Harus diingat, apapun yang dilakukan nantinya akan diminta pertanggung jawaban,” tambahnya.

Sugeng juga meminta kepada seluruh jajarannya agar saling menjaga sinergitas dalam memberikan pelayanan publik, baik itu aspek pelayanan dari petugasnya, aplikasi pelayanan, maupun sarana dan prasarana pendukung pelayanan.

Ia berharap dan lolos dalam pencanangan mewujudkan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.

“Mengingat ini adalah program utama Kemenpan RB dan Jaksa Agung mengimplementasikan Nawacita Presiden Joko Widodo yang salah satu intinya menginginkan aparatur sipil negara yang bersih dan selalu mengutamakan pelayanan terbaik yang optimal dan maksimal kepada masyarakat,” pungkasnya.(dm)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama