TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Lagi, Warga Temukan Indikasi Penyimpangan Pembukaan Jalan di Lembang Lo'ko' Uru Torut


MAKASSAR (wartamerdeka.info) - Warga lagi-lagi menemukan dan menyoroti pembangunan jalan di lembang (red, desa), Toraja Utara. Kali ini di Lembang Lo'ko' Uru, Kacamata Rindingallo.

Proyek Pembukaan Jalan Ruas To' Nakka' - To' Uma dari SDN 3 Rindingallo senilai Rp268.590.000,- ini diduga warga lokal asal dikerja. Indikatornya, tanggul jalan mulai retak. Selain itu, bagian kiri dan kanan tanggul yang dibuat tegak lurus sudah mulai miring.

Dikuatirkan akibatnya tanggul tersebut rebah ketika dilewati mobil di musim hujan.


Melihat kondisi lapangan, tinggi tanggul jalan ini diperkirakan 1,5 meter dari yang seharusnya 2 meter. "1,5 meter termasuk dalam pondasi," ujar seorang warga setempat.

Sedang panjang jalan 64 meter dengan lebar 3 meter.

Dari phisik pekerjaan, menurut warga yang enggan disebut namanya kepada awak media ini, proyek jalan ini ditaksir menghabisi dana Rp80 juta dari total Rp268,5 juta lebih.

Sebagai pelaksana di lapangan ditunjuk mantan Camat Baruppu Yunus Duma.

Yunus berdiam di Lembang Lo'ko' Uru.

Kepala Lembang Lo'ko' Uru, Daniel Possali, ketika dikonfirmasi hingga berita ini tayang, hari ini (25/9), hanya bergeming. Dia tidak merespon ketika dicecar beberapa pertanyaan melalui WhatsApp. WA hanya di-read (dibaca) tanpa jawaban. (Tom)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama