Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Padat Karya Tunai Di Desa Tanjung Mas Mulya Serap 30 Tenaga Kerja Lokal


MESUJI (wartamerdeka.info) - Padat Karya Tunai (PKT) merupakan program pemerintah berupa kegiatan pemberdayaan masyarakat desa, khususnya yang miskin dan marginal, bersifat produktif yang mengutamakan pemanfaatan sumber daya, tenaga kerja, dan teknologi lokal untuk menambah pendapatan, mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Berdasarkan Pasal 4 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, pengaturan desa bertujuan antara lain untuk memajukan perekonomian masyarakat desa, mengatasi kesenjangan pembangunan, serta memperkuat masyarakat desa sebagai subyek pembangunan

Terkait hal ini, Desa Tanjung Mas Mulya, kecamatan Mesuji Timur, kabupaten Mesuji pun melaksanakan kegiatan PKT.

Rabu (4/09/2019) lalu, kegiatan PKT Fesa Tanjung, dikunjungi Tarbin Putra camat Mesuji Timur,Suldi Kasubsektor, Burhanuddin Babinsa serta Hamim Fauzi pendamping desa.

Menurut Tarbin, pelaksanaan PKT diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat


"Sehingga terjadi pemerataan ekonomi ke perdesaan sekaligus untuk mengatasi kesenjangan pembangunan,"ucapnya

PKT Dengan panjang volume 2002.50 m dan nilai Rp 181.887.500 yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019 untuk normalisasi galian siring tepi jalan yang mempekerjakan 30 orang dengan upah Rp 80.000/pekerja/hari.

Di akhir jabatannya Kausar Kepala desa (Kades) Tanjung Mas Mulya berharap kepada warganya, agar bersama-sama mengawasi pembangunan di desanya. (Muslim)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama