Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Tabrakan Beruntun Kembali Terjadi Di Ruas Tol Cipularang Arah Bandung - Jakarta


PURWAKARTA  (wartamerdeka.info)  -  Lagi lagi kecelakan terjadi di tol Cipularang. Kali ini 5 kendaraan terlibat tabrakan beruntun, satu diantaranya kendaraan kontainer dengan No Pol B 9265 UEJ terbakar di KM 92.600 B Arah Bandung - Jakarta tepatnya di Desa Cibodas Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta, pada Selasa (10/9/2019).

Kejadian berawal dari kendaraan Truk kontainer putih no pol : B 9265 UEJ yang dikemudikan N (33 Tahun) warga Desa Rajegwesi Kecamatan Pager barang Kabupaten Tegal JawaTengah melaju dengan kecepatan tinggi datang dari arah Bandung menuju Jakarta.


Pada saat melintasi KM 92.600 jalan menurun tiba tiba remnya blong. Kontainer yang saat itu sedang melaju di lajur cepat menabrak bagian belakang Kendaraan Toyota Rush No Pol : B 1073 FOF, kendaraan Daihatsu Sigra No Pol : B 1283 VKW, kemudian menabrak Kendaraan Toyota Avanza B 1359 PYY dan Kendaraan Truk wing box No Pol : B 9331 UIW. Selanjutnya Kendaraan Truk kontainer putih no pol : B 9265 UEJ oleng ke kiri jalan masuk ke ROW dan terbakar.


Dalam kejadian tabrakan beruntun kali ini tidak terdapat korban jiwa, namun dua orang mengalami Luka luka yaitu Sopir dan kernet truk kontainer yang langsung dievakuasi, dibawa ke Rumah Sakit MH Thamrin Purwakarta untuk mendapat perawatan medis. (A.Budiman).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama