// Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. // China sejauh ini telah berhasil melewati krisis minyak bersejarah. Namun, saat Xi bersiap bertemu Trump, biaya mulai meningkat. // Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengkritik komentar Trump tentang Paus Leo XIV //

Pineapple

Jepang memperingatkan potensi gempa dahsyat setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda.


Para pejabat Jepang telah mengeluarkan peringatan setelah gempa berkekuatan 7,7 melanda wilayah timur laut negara itu pada tanggal 20 April. Mereka memperingatkan bahwa gempa dahsyat dapat terjadi dalam seminggu ke depan dan menyerukan agar masyarakat tetap bersiap menghadapi peristiwa seismik besar lainnya.

TNI dan PLN Jalin Kerja Sama Bidang Pengamanan dan Pemeliharaan


JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) menjalin kerja sama di bidang pengamanan dan pemeliharaan keandalan sistem ketenagalistrikan dalam bentuk Nota Kesepahaman.

Penandatanganan Nota Kesepahaman antara TNI dan PLN dilakukan oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. bersama Plt. Direktur Utama PT PLN (Persero) Ibu Sripeni Inten Cahyani di Ruang Hening Gedung Soedirman Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (10/9/2019).

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengatakan bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan untuk memberikan pengamanan dan kelancaran operasional serta mencegah jangan sampai peristiwa blackout terulang kembali, karena kalau tanpa listrik semuanya tampak gelap. “Kerja sama ini akan ditindaklanjuti terus untuk menjamin bahwa kelancaran operasional PLN bisa terjaga,” ujarnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan, kerja sama yang dimaksud yang pertama adalah bagaimana untuk mengamankan wilayah transmisi sepanjang jalur dari segala hal atau sesuatu yang menghalangi, sehingga tidak terjadinya gangguan listrik seperti peristiwa di Ungaran beberapa waktu lalu. “Jangan sampai kayu sengon membuat blackout dimasa yang akan datang,” ungkapnya.

Selanjutnya dikatakan bahwa peran TNI yang akan dilakukan oleh Bais TNI adalah komunikasi sosial dan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bahaya menanam pohon di bawah kabel PLN. “Bais TNI juga tidak hanya membantu di lapangan tetapi bisa juga membantu PLN dalam bidang-bidang tertentu,” jelasnya.

Sementara itu, Angkatan Laut dapat membantu dalam hal transmisi bawah laut yang akan dilakukan oleh Dishidros, seperti transmisi bawah laut Jawa Bali, yang mana kabelnya sudah banyak bergeser tidak pada posisinya dan sangat berbahaya

Terkait dengan semakin banyaknya bandara-bandara di wilayah Indonesia yang ditetapkan sebagai  Kawasan Keselamatan Operasional Penerbangan (KKOP),  TNI Angkatan Udara akan menilai bagaimana seharusnya  transmisi listrik melintasi wilayah KKOP dengan memsang tanda-tanda untuk keselamatan penerbangan. 

“Semoga kerja sama TNI dan PLN dapat di implementasikan di lapangan dan jangan segan-segan apabila ada permasalahan di lapangan, langsung disampaikan kepada Aster, Aspotmar dan Aspotdirgla atau langsung kepada Panglima TNI, Kasad, Kasal dan Kasau,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Penandatanganan Nota Kesepahaman dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Human Capital Manajement PT PLN dengan Aster Panglima TNI, Kabais TNI, Aster Kasad, Asops Kasal dan Aspotdirgla Kasau. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama