Langsung ke konten utama

Lakukan Pengeroyokan, Dua Pelajar Diamankan Polisi


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Petugas  Polsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat mengamankan 2 orang pelajar yang diduga melakukan aksi pengeroyokan terhadap 2 orang pelajar di jalan Gelong Baru Tomang, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Akibat dari pengeroyokan pelajar tersebut 2 orang pelajar berinisial FW ( 17 ) mengalami luka sobek pada bagian paha kaki kanan dan MFA ( 17 ) mengalami luka sobek pada bagian tangan kanannya.

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Lambe P Birana SIK menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula pada saat korban dan teman teman sekolahnya hendak bermain Futsal di lapanfan komplek Bank Mandiri di jl Gelong Baru.  Lalu tiba tiba diserang segerombolan anak pelajar SMP dan sebagian lainnya menggunakan pakaian preman.

"Korban bersama teman-teman lainya sontak kaget dan panik serta berusaha lari menyelamatkan diri," ujar kompol Lambe, Kamis (31/10/2019).

Saat korban FW berusaha menghindar dan menyelamatkan diri dari segerombolan anak pelajar SMP tersebut muncul pelaku VS (16) langsung menyabetkan clurit ke arah kaki korban hingga mengenai bagian paha kaki kanan korban tidak lama kemudian pelaku lainnya berinisial MRP juga berusaha menyabetkan sebilah celurit bergagang stainless ke arah temen korban berinisial MFA yang berusaha menyelamatkan diri namun sabetan celurit berhasil mengenai tangan kanan korban

Sementara kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren Akp Mubarak menjelaskan ke 2 korban saat itu langsung dilarikan ke RS Sumber Waras untuk mendapati tindakan medis.

"Setelah mendapati informasi tersebut petugas kami di lapangan langsung bergerak cepat untuk menggali dan menyelidiki akan kasus tersebut dan petugas kami akhirnya berhasil mengamankan ke dua pelaku VS (16) dan MRP ( 15 ) pada Rabu (23/10/2019)  dan berhasil mengamankan barang bukti sebilah celurit ukuran besar bergagang kayu dan sebilah celurit stainless bergagang kayu yang dipergunakan pelaku untuk melukai korban," ungkapnya.

"Saat ini para pelaku sedang kami lakukan. Prosesnya penyelidikan guna mempertanggungjawabkan atas perbuatan pelaku dikenakan pasa 170 KUHP,"  tambah Mubarak. (A)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...