Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Panglima TNI : Latihan Chandradimuka Salah Satu Upaya Membentuk Sinergisitas TNI-Polri


MAGELANG (wartamerdeka.info) - Latihan Chandradimuka secara terintegrasi merupakan salah satu upaya untuk membentuk sinergisitas TNI-Polri dalam melaksanakan tugasnya di tengah-tengah masyarakat

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat memimpin upacara Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Dua Taruna Akademi Kepolisian Tahun 2019 di Resimen Chandradimuka Akademi TNI, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (31/10/2019).

”Latihan tersebut tidak hanya membentuk calon Prajurit Taruna Akademi TNI yang menjiwai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit, serta Calon Bhayangkara Dua Taruna Akademi Kepolisian yang menjiwai Tri Brata dan Catur Prasetya,” kata Panglima TNI.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengucapkan selamat dan rasa bangga kepada seluruh Prajurit Taruna Akademi TNI dan Bhayangkara Dua Taruna Akademi Kepolisian, yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan selama lebih kurang 3 bulan di Resimen Chandradimuka Akademi TNI Magelang.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, selama latihan Chandradimuka telah membentuk ikatan yang kuat diantara para prajurit Taruna dan Bhayangkara Dua Taruna. Sadarilah bahwa di masa mendatang, konektivitas satuan dan personel akan semakin mengemuka, selain sinergi dan kerja sama yang erat. “Artinya para Taruna dan Bhayangkara Dua Taruna nantinya akan kembali bertemu dengan rekan-rekannya untuk bekerja sama, saling mendukung, dan semuanya itu dilakukan untuk satu tujuan, yaitu kepentingan bangsa dan Negara,” ujarnya.


Panglima TNI berpesan kepada seluruh Prajurit Taruna dan Bhayangkara Dua Taruna untuk bersyukur atas keberhasilan yang telah dicapai, berterima kasih kepada kedua orang tua dan keluarga serta orang-orang terdekat yang selalu mendoakan. “Tantangan yang di depan mata akan lebih berat dan membutuhkan konsentrasi serta pengerahan seluruh kemampuan. Mohonlah doa restu demi keberhasilan tahapan pendidikan selanjutnya sampai dengan pelantikan menjadi perwira nanti,” ucapnya.

Ditambahkan oleh Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bahwa tahapan pendidikan berikutnya akan lebih menyiapkan kemampuan, wawasan serta yang utama adalah kepemimpinan. Kepemimpinan menjadi pondasi yang sangat strategis karena sebagai Perwira, saudara-saudara nantinya akan memimpin anggota dan menjadi tokoh di tengah-tengah masyarakat. “Jadilah perwira yang profesional, membawa anggota dan satuan ke arah profesionalisme, sekaligus membina hubungan kerja sama yang baik dengan masyarakat sekitar,” imbuhnya.

“Terima kasih dan penghargaan kepada para pendidik, pengasuh dan pelatih, yang tidak kenal lelah dalam mencurahkan kemampuan terbaiknya. Tetap laksanakan evaluasi, agar pendidikan berikutnya lebih baik lagi,” pungkasnya. (A)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...