Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Hasil TMMD Kodam IV Tingkatkan Taraf Hidup Masyarakat


CILACAP (wartamerdeka.info) - Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, TNI bersama dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat secara bersama-sama terus berupaya melaksanakan percepatan pembangunan terhadap fasilitas umum dan fasilitas sosial. Salah satunya dengan Program TNI Manunggal Membangun Desa yang merupakan program kerja sama terpadu dan berkelanjutan antara TNI, Polri, Kementerian/ Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK).

Diharapkan dengan program TMMD tersebut dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat dengan kriteria sasaran berupa daerah pedesaan khususnya daerah yang tergolong tertinggal//miskin, terisolasi/ terpencil, daerah perbatasan dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena akibat bencana.

Harapan tersebut disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., dalam amanat tertulis yang dibacakan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M., pada upacara penutupan TMMD ke-106 TA. 2019 yang berlangsung di Desa Cilibang Kec. Jeruklegi Kab. Cilacap, Kamis (31/10/2019).


Upacara ini dihadiri Danrem 071/Wijayakusuma, Dandim 0703/Cilacap selaku Dansatgas TMMD Reg 106 Kodim 0703/Cilacap, Bupati dan anggota FKPD Kab. Cilacap serta Pejabat Dinas/Instansi terkait, dan para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda serta organisasi kemasyarakatan.

Dijelaskan, bahwa TMMD Reg 106 kali ini dengan mengangkat tema “Melalui TMMD Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat”, Kodam IV/Diponegoro telah berhasil melaksanakan  pembangunan sasaran fisik berupa pembangunan/rehab sarana infrastruktur diantaranya sarana transportasi berupa jalan, jembatan,  renovasi dan pembangunan rumah ibadah, sekolah, rehabilitasi rumah tidak layak huni serta pembangunan sarana sanitasi.

Tak hanya itu, Pencapaian program sasaran fisik di atas juga diimbangi dengan pencapaian sasaran non fisik berupa penyuluhan Bela Negara, penyuluhan bahaya Narkoba, penyuluhan Pertanian, penyuluhan Peternakan, penyuluhan Kesehatan dan lain-lain.

Pembangunan non fisik ini sangat dibutuhkan dalam rangka membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat dalam menangkal berbagai ancaman disintegrasi bangsa yang dilancarkan melalui maraknya peredaran dan penyalahgunaan Narkoba, aksi terorisme, meningkatnya aksi kriminalitas, serta isu bangkitnya kembali paham komunisme, paham radikalisme, dan lain sebagainya yang semuanya dapat mengancam stabilitas Ketahanan Nasional Indonesia.

Usai upacara penutupan, Kasdam IV/Diponegoro dihadapan awak media mengatakan bahwa ada yang unik pada pelaksanaan TMMD di Kodim 0703/Cilacap dengan melaksanakan program mencerdaskan warga dengan perpustakaan keliling dengan menggunakan sarana delman.

Delman merupakan salah satu sarana media untuk terus menarik minat baca dari seluruh anak-anak sekolah. Membaca untuk menambah wawasan  dan pengetahuan siapa pun dia. Anak-anak, dewasa bahkan orang tua sekalipun.

“Minat baca sangat penting dan perlu untuk menambah wawasan dan pengetahuan kita sehingga diharapkan kader-kader bangsa dan generasi yang akan melanjutkan kehidupan bangsa ini memiliki kualitas yang lebih baik dibanding dengan yang sekarang ini”, ungkap Kasdam.

Usai upacara penutupan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu dan pemotongan pita dan  peninjauan hasil pelaksanaan proyek TMMD Reguler Ke-106 TA 2019.

Untuk pelaksanaan Upacara penutupan TMMD Reg 106 di wilayah Kodam IV/Diponegoro juga dilaksanakan di Kodim 0709/Kebumen, Kodim 0719/Jepara dan Kodim 0724/Boyolali. (A)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...