Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Terkait Program TMMD KE 106, Kodim 0404 Hadirkan Kepala BNN Muara Enim Untuk Sosialisasi Bahaya Narkoba


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Dalam rangkaian program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-106 oleh Kodim 0404/Muara Enim, Di Desa Beringin, Kecamatan Lubai, digelar juga kegiatan non fisik berupa penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba, dengan narasumber Kepala BNN Muara Enim AKBP Abdul Rahman ST.

Sosialisasi  bahaya penyalagunaan narkoba  dihadiri Dandim 0404 Muara Enim yang diwakili oleh Danramil 408 Kapten Czi. Didik Suratno, Pasiter Kapten Inf.R Sithohang, Kanit Binmas AIPDA Joni Alias Kecamatan Lubai, Camat Lubai Edi Suprianto SP MSi,  Kepala Desa Beringin, dan pelajar  SMA Negeri O1 Lubai Kabupaten Muara Enim, Selasa (08/10/2019).

Kapolsek Kecamatan Lubai yang diwakili oleh Kanit Binmas Aipda Joni Alias  mengingatkan, pengedar narkoba atau kurir narkoba bisa dipidana atau kurungan seumur hidup.


Sementara Kepala BNN Muara Enim AKBP Abdul Rahman ST selaku narasumber utama juga mengingatkan,  para pelajar jangan mudah kena bujuk rayuan memakai narkoba, karena akan membahayakan dan menghancurkan diri sendiri.

"bermacam macam jenis narkoba yang bisa merusak generasi tua dan muda, di antaranya ekstasi, sabu sabu, ganja, kokin, dan putau. Mari kita bersama- sama berantas narkoba di lingkungan kita," ucap Abdul Rahman. (Agus V)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama