Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Pencarian WNA Hilang di Pulau Sangiang; Dir Polairud Sisir Perairan Selat Sunda Lewat Udara


SERANG (wartamerdeka.info) -  Pencarian tiga Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok yang hilang sejak Minggu (3/11/2019) lalu saat menyelam di Pulau Sangiang, Banten masih terus dilakukan.

Pada hari ini, Jum'at (8/11/2019) tim gabungan Direktorat Polisi Air dan Udara Polda Banten serta Baharkam Mabes Polri, membentuk lima team pencarian baik melalui udara dan penyelaman.

"Tim akan melakukan pencarian ke wilayah Utara dan Selatan Perairan Banten," kata Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi P SIK MH saat ditemui di Mapolda Banten.

Untuk pencarian, kata Kombes Pol Edy Sumardi, Dirpolairud Polda Banten Kombes Pol Nunung Syaifuddin, SIK sebagai penanggungjawab tim gabungan mengerahkan drone laut di zona Tempayung, Batu Mandi, Legon Waru, Legon Bajo dan sebuah Helikopter.

"Pencarian sampai hari ini dilakukan dengan penyelaman dan drone untuk mencapai dasar laut. Kemudian melalui udara dilakukan sekitar Perairan Selat Sunda," ujarnya.

Sebelumnya, tiga dari tujuh WNA asal Tiongkok dilaporkan hilang saat melakukan penyelaman di periaran Pulau Sangiang, Banten pada Minggu (3/11/2019). Dugaan sementara, tiga WNA hilang terseret arus bawah laut. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama