Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Bupati Muara Enim Buka Festival Busana Batik Asli Muara Enim


MUARA ENIM (wartamerdeka.info) - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Muara Enim menggelar acara Perempuan Berdaya Indonesia Maju melalui Festival Busana Batik Tradisional Khas Muara Enim, di Gedung Putri Dayang Rindu Kabupaten Muara Enim, Rabu (11/12/2019).

Melalui festival ini DPPPA Kab Muara Enim ingin neningkatkan peran perempuan dalam mempromosikan hasil karya pengrajin Batik asli daerah sendiri.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Muara Enim, Kodim 0404 Muara Enim, Kejaksaan Negeri, Imigrasi dan para undangan lainnya.

Bupati Muara Enim H Juarsah SH saat membuka acara  Festival Busana yang dikaitkam juga dengan Hari Ibu yang ke 91 tahun tersebut mengatakan, pelaksanaan kegiatan ini bertepatan dengan hari ulang tahun dirinya yang ke 52.



"Mari  kita sama-sama berdoa semoga kedepannya kita sama-sama bisa berkarya untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat Kabupaten Muara Enim," ujarnya.

Dikatakannya, kegiatan festival busana ini merupakan salah satu upaya untuk mempromosikan produk daerah Kabupaten Muara Enim.

Bupati Muara Enim berharap ke depannya motif batik khas Kabupaten Muara Enim ini bisa lebih maju lagi. 

"Nanti kita ke depannya harus pakai batik kita sendiri, agar bisa meningkatkan ekonomi para pengrajin batik kita," tambahnya.

Diungkapkannya, di Kabupaten Muara Enim akan diadakan 25 festival dalam setahun. Ini akan berdampak positif terhadap wisata yang ada di Muara Enim, baik wisata budaya maupun wisata alam dan ini akan kita promosikan  ke masyarakat luas baik secara nasional maupun internasional.

Sementara itu ketua penyelenggara Leli mengucapkan terima kasih kepada peserta kegiatan yang berasal dari gabungan organisasi wanita yang telah ikut serta untuk memajukan hasil karya batik khas Kabupaten Muara Enim. (Agus v)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama