Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Jembatan Utan Kemayoran Ambruk, Polisi Dalami Adanya Kerugian Negara


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Baru sehari diresmikan, jembatan lengkung di kawasan Utan Kemayoran, Jakarta, ambruk pada hari Minggu, 22 Desember 2019.

Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara kini mendalami kemungkinan kerugian negara terkait ambruknya jembatan tersebut.

Kapolres Jakarta Utara Kombes Polisi Budhi Herdi menjelaskan apabila nantinya ditemukan pengurangan spesifikasi atau tidak sesuai dengan dokumen pembangunan, tentunya akan ada ancaman hukuman pidana.

"Jika dana itu berasal dari keuangan negara, maka akan masuk ke tindak pidana korupsi," tegas Kapolres di kawasan Penjaringan, Senin (23/12/2019).

Jika kerugian bukan berasal dari keuangan negara, Kepolisian akan carikan pasal yang relevan terkait pelanggaran tersebut.

"Nanti dalam proses penyelidikan diketahui berapa anggaran pembangunan jembatan itu," ujar Kapolres.

Kapolres menyatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun polisi sudah memberikan garis polisi, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kasus dugaan tindak pidana korupsi di Polres Jakarta Utara ditangani Satuan Reskrim pada unit satuan kriminal khusus. Unit itu bertugas menangani kasus dugaan tindak pidana korupsi hingga dugaan adanya kerugian negara.

Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran, Medi Kristianto di Jakarta, Senin, menyatakan sangat prihatin dan meminta maaf kepada masyarakat atas peristiwa robohnya jembatan lengkung di area Utan Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Kami akan menyelidiki penyebab robohnya jembatan lengkung di area Utan Kemayoran yang roboh pada hari Minggu, 22 Desember 2019 pada siang hari,” katanya. (An)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama