Langsung ke konten utama

DPRD Karimun Gelar Rapat Penyelesaian Masalah Nelayan Dengan PT. Timah Tbk


KARIMUN (wartamerdeka.info) -  Untuk mencari titik temu antara PT. Timah Tbk dengan masyarakat nelayan Kecamatan Tebing dan Kecamatan Karimun terkait permasahan penambangan Timah di wilayah perairan tangkap nelayan Kecamatan Tebing, DPRD Karimun gelar rapat bersama di ruang rapat Banmus, Senin (09/12-2019).

Rapat penyelesaian ini dipimpin langsung Ketua DPRD Karimun, M Yusuf Sirat dengan didampingi Anggota Komisi III, mengundang Bupati Karimun, Drs. H Anur Rafiq, S.Sos, M.Si dan dihadiri perwakilan dari Polres Karimun, KASOP TBK, PSDKP, Dinas Perikanan, TNI AD dan AL  serta Ketua-Ketua KUB (Kelompok Usaha Bersama) nelayan dari dua Kecamatan tersebut.

Menanggapi permasalahan ini Ketua DPRD Karimun, M Yusuf Sirat mengatakan pada prinsipnya kita memediasi antara kedua belah pihak yakni kelompok nelayan yang dianggap tertinggal dalam proses persiapan penambangan yang di DU 747  PT. Timah ke wilayah tersebut.

Namun demikian DPRD mengambil peran sebagai tim mediator dengan mengundang Kepala Daerah hari ini. Semata- mata untuk mencari solusi bagaimana caranya PT. Timah bisa berinvestasi, menambang dikawasan yang sudah mereka sandang ijinnya.

Ketua DPRD Karimun, M Yusuf Sirat

Kemudian persoalan-persoalan nalayan kita dapat terakomodir  dengan wilayah areal tangkap mereka. Jadi tidak ada persoalan-persoalan yang kita tinggalkan, kalau PT. Timah mau bekerja.

Besok atau lusa rencananya kami akan rapat kembali dan kami juga akan mengundang pihak PT. Timah dan perwakilan dari para nelayan untuk membicarakan masalah teknis tentang hak-hak dan kewajiban PT. Timah.

Kemudian teknis bagaimana kesepakatan yang diberikan oleh kelompok nelayan yang mewakili perwakilan yang ditunjuk.

Intinya besok atau lusa minimal solusinya sudah dapat kita cari dengan menindaklanjuti rapat yang kita gelar tadi. Setelah para nelayan menyampaikan maksud dan tujuannya harus ada solusi yang ditawarkan. Dengan demikan kelompok- kelompok nelayan ini bisa bersepakat dengan PT. Timah," harapnya.

Sebelum rapat ini digelar, Kamis, (05/12-2019) nelayan ini sudah terlebih dahulu melakukan unjuk rasa didepan kantor DPRD Karimun, untuk menolak aktifitas kapal isap timah milik PT. Timah yang beroperasi di perairan areal tangkap nelayan wilayah Kecamatan Tebing.   (Sihat)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...