Langsung ke konten utama

Kasad : 41 Ribu Lebih Peserta Ikuti Bakti Sosial Kesehatan Hari Juang TNI AD 2019


JAKARTA (wartamerdeka.info) - Bakti Sosial (Baksos) Kesehatan Hari Juang TNI AD 2019, yang berlangsung secara serentak di seluruh jajaran TNI AD diikuti sekitar 41.024 peserta.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Candra Wijaya, dalam keterangannya setelah mendampingi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam kegiatan bakti sosial di RSPAD Gatot Subroto, Senin (16/12/2019).

Diungkapkan Kadispenad, selain kegiatan internal, satuan jajaran TNI AD menggelar berbagai kegiatan bersama dan untuk masyarakat diantaranya, bakti sosial berupa operasi bibir sumbing, donor darah, khitanan massal, pemeriksaan kesehatan, pembagian paket sembako.

“Seperti tadi, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa meninjau pelaksanaan Bakti Sosial berupa operasi bibir sumbing,  pemeriksaan kesehatan, donor darah serta anjangsana ke KBT (Keluarga Besar Tentara) yang sedang dirawat," ujar Candra.

Secara keseluruhan, lanjut Candra, baik Baksos Kesehatan terpusat dan tersebar diikuti 41.024 peserta, yang terdiri dari 611 operasi bibir sumbing, 15.468 donor darah, 1.915 khitanan massal,  23.030 pemeriksaan kesehatan.

“Di RSPAD sendiri operasi bibir sumbing diikuti  50 orang, khitanan massal 200 anak, pemeriksaan kesehatan 1.550 orang, donor darah 500 orang, dan anjangsana ke KBT (Keluarga Besar Tentara) yang sedang dirawat,” ungkap Candra.

“Sedangkan di RS Ridwan Meuraksa terdapat pembagian kacamata baca 500 orang, pembagian sembako sebanyak 2.050 paket, dan juga mengunjungi KBT yang dirawat,” imbuhnya.

Selain bantuan kesehatan di dua Rumah Sakit tersebut, tambah Candra, TNI AD juga turut membagikan 2.050 paket sembako kepada masyarakat peserta baksos dan warga Komplek Seroja, Bekasi.

Selain bakti sosial tadi, tambah Candra, TNI AD melaksanakan  Karya Bakti Terpusat berupa penghijauan dan penanaman 3.000 pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) wilayah Jakarta.

“Ini juga penting, apalagi masuk musim penghujan, perlu dilakukan upaya pencegahan banjir," ucap Candra.

Adapun beberapa sasaran yang menjadi Karya Bakti Terpusat yaitu pembersihan Sungai Bekasi, Cikeas, Pasanggrahan, Blencong Tarumajaya, Mookervart Batuceper dan Sungai Ciliwung, termasuk lingkungan dan tempat ibadah,” terang Candra.

Selain pembersihan DAS dan lingkungan serta sarana ibadah, seluruh Kotama/Balakpus TNI AD juga melaksanakann penghijauan dan pembinaan lingkungan hidup.

"Seperti sanitasi lingkungan, pengelolaan daerah kumuh perkotaan, pengelolaan sampah, pengelolaan sungai dan danau, dan pencegahan pencemaran lingkungan.  Itu semua dilakukan sebagaimana tema Hari Juang TNI AD kali ini, TNI AD Adalah Kita," tegas Candra.

"Tema tersebut mengandung makna bahwa TNI AD bersama rakyat dan elemen bangsa lainnya  selalu manunggal atau menjadi satu kesatuan dalam menghadapi setiap ancaman. TNI Angkatan Darat sebagai bagian tak terpisahkan dari rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Dalam Bakti Sosial di RSPAD Gatot Soebroto dan RST Ridwan Meuraksa, Kasad didampingi Irjenad, Kasahli Kasad, Aster Kasad, Aspam Kasad, Ketua Umum Persit dan Wakil serta pengurus Persit Pusat Mabesad. (Dispenad)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...