Langsung ke konten utama

Pembangunan Kantor Kemenag Dibiayai Pemkot Bekasi, Menag Apresiasi Langkah Walikota Rahmat Effendi


BEKASI (wartamerdeka.info) - Menteri Agama RI Jenderal TNI Purnawirawan Fahru Rozi menghadiri pemasangan tiang pancang pertama (Ground Breaking ) pembangunan gedung kantor Kementrian Agama Kota Bekasi Jawa Barat, kemarin (14/12/2019).

Gedung ini akan dibangun lima lantai di atas tanah seluas 2250 MN2 dengan Luas bangunan 4020 Meter2, yang didanai oleh APBD  sebesar Rp 33.250.067.000.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dalam sambutannya mengatakan bahwa kerja sama dengan instansi vertikal di Kota Bekasi ini bukan hanya kali ini terjadi, namun sebelumnya juga telah dilakukan dengan Kementerian Hukum dan HAM perihal pembangunan Gedung Layanan Imigrasi, Gedung Mapolrestro Bekasi Kota, Kejaksaan Negeri Bekasi serta Rehabilitasi Bangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

"Kerja sama ini merupakan bentuk sinergitas kita dengan instansi vertikal dalam memaksimalkan pelayanan publik di Kota Bekasi," ujarnya.

Kantor Kementrian Agama Kota Bekasi yang saat ini dibangun, tambah Walikota, merupakan bagian dari perangkat negara yang harus kita dukung.

Masih kata Rahmat, dengan adanya Kantor Kementrian Agama Kota Bekasi yang sedang dibangun ini dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kota Bekasi serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat Kota Bekasi.

Menteri Agama  Fachrul Razi mengatakan sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota Bekasi dalam meningkatkan pelayanan bagi warga Kota Bekasi.

"Saya apresiasi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi yang bersinergi dengan Kementrian Agama Kota Bekasi. Saya berharap daerah-daerah yang lain dapat meniru apa yang sudah dilakukan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi," ungkapnya. (Pandi)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...