Langsung ke konten utama

Populer

Tuhan Menyuruh Kita Lapar

MBG (Makanan Buka berGizi) (9)

Tuhan di Ujung Rindu (8)

Bupati Barru Lantik 153 Pejabat, Langkah Strategis Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Antara Takjil dan Takdir (7)

Polsek Kresek Gelar Program Ngariung Bareng Warga, Pengusaha Mikro dan Awak Media


TANGERANG (wartamerdeka.info) - Polsek Kresek Polresta Tangerang menggelar program Ngariung (Ngopi Bareng Bersama Rakyat Jaga Kampung), Sabtu malam (14/12/2019) mulai pukul 19.30 Wib bersama warga, pengusaha mikro dan awak media.

Dalam program perdana ini, Kapolsek Kresek dan jajarannya bersilaturahmi dengan warga RT 03 RW 02 Desa Pasir Ampo Kecamatan Kresek. Mereka diantaranya dari Aksi Pemuda Peduli Pasir Ampo, Pasir Ampo Pictures dan Yayasan Pemuda Peduli Pasir Ampo.

Selain itu juga hadir Ketua Forsamik (Forum Usaha Mikro Kab. Tangerang), Suhendra, awak media dan para tokoh masyarakat.

Menurut Kapolsek Kresek AKP Suyana, program ini sebagai wujud kebersamaan dengan berbagai institusi, lembaha dan masyarakat. Tujuan utamanua adalah untuk bersama-sama menjaga Kamtibmas.

"Dalam acara itu, kita diskusi bersama, ngopi bareng sambil membahas hal-hal terkait lingkungan dan kamtimas. Selain itu juga membahas hal-hal lain, misalnya yang berkaitan dengan peluang usaha," kata Kapolsek.

Dia optimistis, melalui sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, Kamtibmas di wilayah Kresek dan Gunung Kaler akan terjaga. Rencananya, program ini akan dilaksanakan di desa-desa lainnya di wilayah hukum Polsek Kresek.

Ketua Pemuda Pasir Ampo Haerul mengapresiasi kegiatan seperti ini. Dengan kehadiran polisi di tengah masyarakat dan membaur, akan tercipta sinergi. "Kami juga tidak takut-takut lagi menyampaikan sesuatu jika timbul hal-hal yang menganggu kamtibmas," ujarnya.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat, Manta. Menurutnya, program seperti ini sangat ditunggu. Agar masyarakat juga memahami bahwa tugas Kamtibmas juga ikut menjadi tanggung jawab masyarakat. "Kalau sudah memahami akan timbul kesadaran sama-sama menjaga Kamtibmas," tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Polsek Kresek juga mengingatkan warga agar menghidupkan kembali pos kamling. Dengan begitu, kamtibmas yang pada dasarnya merupakan tanggungjawab bersama bisa terpelihara.

Di sisi lain, pihak Polsek minta warga turut memerangi penyakit masyarakat seperti peredaran minuman keras, narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya.

"Saya juga meminta warga agar aktif membangun koordinasi dengan bhabinkamtibmas agar potensi terjadinya tindak pidana bisa terdeteksi dengan cepat,” ungkap Manta.

Harapannya, dengan kehadiran Polri di tengah masyarakat lebih bisa melayani dan mengayomi masyarakat sesuai yang diharapkan serta terjalin silaturahmi dengan seluruh elemen yang ada.

Yang menarik, acara juga diisi dengan sosialisasi usaha mikro oleh Ketua Forsamik, Suhendra. Pada sesi ini, warga sangat antusias menanyakan berbagai hal berkaitan dengan peluang usaha kecil dan mikro.

Pengagas kegiatan, Ananta, mengatakan, kegiatan ini akan dilakukan berkesinambungan ke desa-desa lain. Para praktisi berbagai bidang juga akan turut dilibatkan untuk menambah wawasan. "Jadi selain mengupas soal Kamtibmas, warga juga mendapat wawasan lain, misalnya dalam bidang peluang usaha, ketrampilan dan lainnya," ujar Ananta yang sehari-hari bekerja sebagai awak media. (A)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Dasar antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak

Oleh : YM. Sjahrir Tamsi  Dalam dunia pendidikan, sertifikasi memiliki peran penting sebagai pengakuan resmi atas kompetensi seseorang dalam bidang tertentu. Namun, sering kali terdapat kebingungan untuk membedakan antara Sertifikasi Profesi, Sertifikasi Pendidik, dan Sertifikasi Guru Penggerak.  Ketiga jenis sertifikasi ini memiliki fokus, tujuan, dan proses yang berbeda. Artikel ini membahas perbedaan mendasar di antara ketiganya berdasarkan peraturan perundang-undangan berlaku di Indonesia. 1. Sertifikasi Profesi Defenisi : Sertifikasi Profesi adalah pengakuan "Kompetensi Kerja" seseorang di bidang tertentu berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Sertifikasi ini dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Ketiga (LSP-P3) yang independen dan terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi Republik Indonesia (BNSP RI). Tujuan : Memberikan pengakuan kompetensi profesional di berbagai sektor pekerjaan atau profesi. Menjamin tenaga kerja yang ...

MS Bulganon H. Amir: YASKUM akan Dirikan Sekolah dan Pesantren Gratis

Ir Teuku Muhammad Syamsoe Bulganon Hasbullah Amir, pendiri YASKUM . Oleh: M. Aris Kuncoro JAKARTA (wartamerdeka.info) -  Ada khabar gembira dari Yayasan Kharisma Usada Mustika (YASKUM). Lembaga yang bergerak di bidang sosial ini kini tengah bersiap-siap hendak menyelenggarakan pesantren gratis dan sekolah umum gratis, bagi warga masyarakat tidak mampu. Untuk program sekolah umum gratis ini rencananya akan dibuka dari jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Andi Ina: Pastikan Golkar Rumah Bagi Kader

Makassar (wartamerdeka.info) - Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang juga Bendahara Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan menghadiri acara buka puasa dan tarwih berjamaah bersama AMPG Sulsel di Four Point Sheraton, Selasa (18/3/2025).  Selain Andi Ina, hadir Walikota Makassar, Munafri Arifuddin, Bupati Selayar, Nasir Ali, Bupati Luwu, Patahuddin, Bupati Soppeng, Suardi Haseng, Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, dan Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin.  Hadir pula anggota DPRD dari Fraksi Golkar Barru diantaranya, Drs. H. Syamsuddin Muhiddin, M. Si yang juga Ketua DPRD. Rusdi Cara, Herman Jaya dan Hacing.  Andi Ina mengatakan, momentum ini bukan sekadar berbagi hidangan berbuka, tetapi juga ajang memperkuat soliditas dan komitmen dalam membangun Golkar yang semakin kuat.  Tentu, katanya, pihaknya sebagai kader selalu siap mendukung setiap inisiatif yang mempererat barisan, memastikan bahwa semangat kekeluargaan dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi utam...