Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Satgas Pamrahwan Maluku Yonif RK 136/TS Gelar Pengobatan Gratis


MALUKU (wartamerdeka.info) - Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Ops Pamrahwan) Maluku Batalyon Infanteri Raider Khusus (Yonif RK) 136/Tuah Sakti (TS) di bawah pimpinan Letkol Inf Hasbul Hasyiek Lubis sebagai Dansatgas, menggelar pengobatan gratis yang dilaksanakan secara berkeliling ke desa-desa.

Ratusan warga sangat antusias menyambut pengobatan gratis Satgas Yonif RK 136/TS di Desa Morela dan Desa Waai Kota Ambon, Dusun Siompu dan Dusun Kelapa Dua Kec. Kairatu Kab. Seram Bagian Barat hingga ke Desa Hulaliu Kec. Pulau Haruku Kab. Maluku Tengah.

Pengobatan gratis yang digelar secara berkeliling tersebut dilaksanakan dalam kurun waktu lima hari sejak tanggal 30 November 2019 hingga 4 Desember 2019, dengan mengangkat tema “Senyum Ale Senyum Katong Jua”.

Dokter Satgas Lettu Ckm dr. Edvan Henry mengungkapkan bahwa mayoritas warga yang mendatangi pengobatan tersebut didominasi oleh orang tua atau lansia dan anak-anak.

“Jenis penyakit yang paling banyak diderita para pasien diantaranya alergi atau penyakit kulit, gatal-gatal, diare, Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA), penyakit degeneratif seperti dibetes melitus, hipertensi, dislipidemia dan osteoatritis,” terangnya.

Lebih lanjut Dokter Satgas mengatakan bahwa bukan hanya memberikan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis kepada warga, namun kegiatan bakti sosial seperti ini bisa memberikan pemahaman bagi warga tentang pentingnya menjaga kesehatan terutama bagi anak-anak dan para lansia. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama