Tujuh anggota OPEC+, termasuk Arab Saudi dan Rusia, akan meningkatkan produksi sebesar 188.000 barel per hari. // Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Fory Naway : Monev Tujuannya Evaluasi Seluruh Program PKK, Bukan Mencari Kekurangan

Fory Naway (tengah) bersama pengurus PKK Desa di Kecamatan Asparaga

LIMBOTO (wartamerdeka.info) - Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo Fory Naway terus melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) program PKK tingkat desa.

"Monev ini tidak mencari kekurangan namun  mengevaluasi seluruh program PKK yang dilaksanakan baik oleh PKK Kabupaten, kecamatan hingga tingkat desa," kata Ketua PKK Fory Naway, saat menyambangi 10 desa di Kecamatan Asparaga, Sabtu ( 19/1/2020).

Ditegaskannya, Monev bertujuan untuk meengevaluasi seluruh program serta merencanakan berbagai program kerja terintegrasi tahun 2020.

"Selain itu juga untuk melihat sejauh mana perkembangan PKK selama ini yang dilombakan dalam empat pokja 10 program PKK," tambsh Fory Naway.

Program ini bukan menjadi beban bagi ketua-ketua PKK. Yang ingin diketahui dalam evaluasi ini sejauh mana kerjasama antara dusun, Sub PPKBD yang sering di lapangan.

“Kami tidak mencari kekurangan dari program PKK, namun saya sangat apresiasi luar biasa PKK  walau desa –desa di asparaga jauh dari perkotaan namun kelengkapan sekertariat dan progrmnya baik,” ungkap Fory Naway.

Diingatkannya, salah satu tugas PKK adalah memenuhi kebutuhan masyarakat. “Soal makan, kebersihan, pendidikan, kesehatan, lingkungan dan sebagainya, itulah tugas PKK yang ada di empat pokja dalam 10 program PKK,” imbuhnya.

Tugas ketua PKK itu memang berat karena disamping ketua PKK juga bunda baca, bunda PAUD desa. Bahkan tugas ketua PKK itu ketambahan menjadi ketua satgas perlindungan perempuan dan anak (PPA).

“PKK tugasnya berat, tak pernah digaji, namun kita sebagai mitra yang ikhlas untuk membangun bersama bagaimana rakyat diberi semngat untuk diberikan informasi pembangunan dan mendata kebutuhannya. Contoh, kebutuhan jamban, mahyani, pendidikan, kesehatan dan lain-lain untuk diperjuangkan dan diintegrasikan dengan program setiap OPD lingkup pemerintah Kabupaten Gorontalo,” ungkap Fory.

Karena itu, dia berharap, kepala desa sebagai pemerintah tingkat desa untuk selalu membrikan perhatian kepada PKK sebagi mitra yang mendorong pembangunan di tingkat desa.

“Kami datang meminta data informasi yang akurat supaya semua program yang menjadi kewenangan pemerintah desa dan Kabupaten akan disinkronisasi dengan OPD yang ada agar program ini tuntas demi kebutuhan dan kesejahteraan rakyat itu sendiri,” Tandas fory Naway. (Ar/irf)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama