TikTok YouTube Instagram Twitter Facebook WhatApp

Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Pangdam IV Hadiri Haul ke-3 Pangeran Diponegoro


MAGELANG (wartamerdeka.info) -  Sejarah mencatat bahwa Pangeran Diponegoro adalah sosok pahlawan yang gigih untuk meraih kemerdekaan bagi rakyat dan bangsa Indonesia terutama rakyat Jawa.

Walapun terlahir dari keluarga Keraton Jogjakarta, putra dari Hamengkubuwono III ini menolak untuk dijadikan raja dan dan memilih hidup sebagai rakyat biasa untuk bersama-sama berjuang melawan penjajah.

"Beliau adalah sosok yang tidak haus jabatan, rendah hati dan merakyat". Demikian penyampaian Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. mengawali sambutannya pada acara Haul ke-3 Pangeran Diponegoro di Gedung Museum BPK, Kota Magelang, Rabu (8/1/2020).

Lebih lanjut diungkapkan, bahwa sifat lain Pangeran Diponegoro yang patut di teladani adalah sifat rela berkorban dan pantang menyerah demi kepentingan masyarakat dan bangsa.

Mayjen TNI Mohamad Effendi berharap, melalui acara  Haul Pangeran Diponegoro yang ke-3 kali ini dapat dijadikan momentum untuk menggelorakan kembali semangat patriotik, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, sebagaimana yang dicontohkan Pangeran Diponegoro.

Haul yang bertemakan "Belajar dari Pangeran Diponegoro : Merawat Semangat Kebangsaan Untuk Indonesia Masa Kini dan Masa Depan", juga dihadiri para pejabat TNI, Polri,  Forkopimda kota Magelang, K.H. Yacub Mubarok, Para Pimpinan Pondok Pesantren, para Kiai dan Ulama Kota Magelang dan sekitarnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama