TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Urdokkes Polres Cilegon Adakan Giat Baktikes Korban Banjir di Posko Pengungsian


LEBAK (wartamerdeka.info) - Pasca bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Lebak awal tahun 2020 lalu menyebabkan banyak rumah warga yang hancur dan membuat warga harus mengungsi di posko-posko pengungsian.

Urdokkes Polres Cilegon menggelar Bhakti Kesehatan bagi korban terdampak banjir dan longsor di Posko pengungsian Kp. Jaha, Ds. Banjar Sari, Kec. Lebak Gedong, Kab. Lebak, Jumat (10/01/2020).

Kapolres Cilegon AKBP Yudhis Wibisana. S.I.K., M.H. melalui Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K, M.H mengatakan bahwa Bakti Kesehatan ini guna melakukan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang berada di posko pengungsian sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

"Bhakti Kesehatan ini adalah salah satu bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat. Seperti yang kita ketahui, pasca bencana awal tahun lalu banyak warga yang mengungsi di posko-posko pengungsian dan musim sudah memasuki musim penghujan, banyak warga yang kesehatannya menurun," terang Edy.

Lanjut Edy, "Tim Urdokkes Polres Cilegon menggelar safari Bhakti Kesehatan yang dimulai dari klinik Polres Cilegon, PT. KIEC dan berakhir di posko pengungsian".

Dari data yang di dapat ada 119 warga di posko pengungsian ini yang memeriksakan kesehatannya. Diantaranya dewasa 73 orang dan anak-anak 46 orang. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama