Bom bunuh diri menewaskan 24 orang di Pakistan // Iran memperingatkan kesiapan perang dan biaya ekonomi saat pembicaraan dengan AS tersendat // Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ciptakan Lingkungan Bersih dan Sehat, Satgas Yonif 136 Dirikan Bak Penampungan Sampah


MALUKU (wartamerdeka.info) - Demi menciptakan lingkungan yang bersih dan terbebas dari tumpukan sampah organik maupun non organik, personel Pos Wairiang SSK III Satgas Yonif RK 136/TS mendirikan bak penampungan sampah di Pelabuhan Wairiang, Negeri Kailolo, Kec. Pulau Haruku, Kab. Maluku Tengah.

Kegiatan tersebut berawal dari banyaknya sampah yang terhempas dari laut hingga bermuara di sekitar Pelabuhan Wairiang. Melihat hal itu, maka Dan SSK III Lettu Inf Hakim Alif Fianto langsung memerintahkan lima personel Pos Wairiang yang dipimpin oleh Wadanpos Serda Guntur Makatita agar berkordinasi dengan pejabat Negeri untuk mendirikan bak penampungan sampah. 

Sekretaris Negeri Kailolo Abdullah Marasabessi mengatakan, pelabuhan ini merupakan titik awal penyeberangan di Pulau Haruku. “Mendengar informasi dari Pos Satgas, saya langsung mengajak warga untuk membantu anggota Pos dalam pembuatan bak sampah tersebut,” ucapnya.

“Hal itu bertujuan untuk memberikan dampak yang positif terhadap warga dalam menjaga kebersihan llingkungan, khususnya kebersihan sampah yang ada di sekitar Negeri Kailolo”.

“Saya mewakili masyarakat Negri Kailolo sangat berterimakasih kepada Satgas Yonif RK 136/TS yang sudah bersimpatik menjaga kebersihan lingkungan pelabuhan Wairiang, karena bukan hanya enak dipandang namun jika lingkungan bersih maka udara yang kita hirup pun terasa segar,” ujarnya. (A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama