Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Kedatangan Tim Wasrik BPK, Pangdam IV Minta Berikan Data Obyektif dan Transparan


SEMARANG (wartamerdeka.info) - Meningkatnya kinerja dan profesionalisme prajurit Kodam IV/Diponegoro merupakan konsekwensi logis dari dukungan anggaran program kerja Kodam IV/Diponegoro TA. 2019. Penggunaan anggaran harus benar-benar tepat guna, tepat sasaran dan tepat waktu tanpa melupakan kepatuhan dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Hasil audit BPK RI terhadap Laporan Keuangan Unit Organisasi TNI AD memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Kodam IV/Diponegoro sebagai bagian dari TNI AD, akan terus berusaha untuk mempertahankan opini tersebut dengan melakukan reformasi birokrasi dan tertib administrasi”, ungkap Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. pada Taklimat Awal Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Tim BPK RI, di Ruang Rapat Kodam IV/Diponegoro, Senin (24/02/2020)

Dikatakan pula, kedatangan Tim Pemeriksa BPK RI di Kodam IV/Diponegoro ini sangat besar artinya bagi para pejabat di satuan dalam meningkatkan kinerja guna mempertanggungjawabkan setiap anggaran yang diterima secara transparan dan akuntabel.

Kepada para pejabat terkait, Pangdam perintahkan untuk  mendukung kelancaran Tim Pemeriksa dalam rangka melaksanakan tugasnya.

“Berikan data secara obyektif dan transparan, sehingga kita dapat mengetahui segala sesuatu yang perlu diperbaiki guna meningkatkan pelaksanaan tugas di masa mendatang”, tegas orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro.

Hadir dalam acata tersebut, Wakil penanggung jawab I dari Tim BPK RI  Edy Witono, S.E., M.M., Ak., CA, CFE., CSFA., Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, Danrem 072/Pmk Brigjen TNI M. Zamroni, dan Danrem 074/Wrt Brigjen TNI Rafael Granada Baay, Irdam para Danrem, Danrindam IV/Diponegoro, para Asisten,   Danbrigif 4/DR, para Kabalak dan Komandan Satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro.(A)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama