Krisis kelaparan di Somalia memburuk karena kekeringan menyebabkan lebih dari 500.000 orang mengungsi. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // Setelah gempa melanda Jepang utara, peringatan tsunami dikeluarkan lalu kemudian dicabut, namun masyarakat di berbagai wilayah harus tetap waspada terhadap potensi gempa mega. // Harga minyak mentah Brent melonjak naik lebih dari 7 persen karena Washington dan Teheran memberikan keterangan yang bertentangan mengenai negosiasi gencatan senjata. //

Wajah Baru SMAN Sukodadi Lamongan Pasca Kunjungan Kadindikprop


LAMONGAN (wartanerdeka.info)
Pembangunan ruang pentas seni, ruang OSIS, ruang PMR dan ruang Pramuka, yang peletakan batu pertama dilakukan oleh Kadindik propinsi, Wachid Wahyudi beberapa waktu kemarin,  kini terus dikebut pengerjaannya, mengingat kebutuhan untuk sarana tersebut dinilai sangat penting.

Terlebih kini, wajah depan SMAN Sukodadi sudah berubah total, tidak lagi hanya sekadar pagar lama yang tampak kusam. Kini sudah disulap dibuatkan landscape dengan air menggerojog dari atas ditengah bebatuan layaknya air terjun di sebuah pegunungan.

"Iya mas ini, baru selesai. Waktu pak Kadindik kesini, itu masih proses," ujar salah seorang walimurid di SMAN Sukodadi.

Setidaknya ini merupakan tindaklanjut dari harapan Kadindikprop, yang selalu berpesan agar sekolah (kasek) secara terus menerus melakukan inovasi. Inovasi fisik, ketrampilan dan akademik.

Maka praktis, SMAN Sukodadi secara fisik tampilannya hampir tidak kalah dengan sekolah yang berada di kota.

"Belum lagi, kalau sejumlah sarana yang sedang dilakukan pengerjaannya selesai, wah akan menjadi kebanggaan, bukan hanya pada pelaku pendidikan, tapi juga masyarakat disekitarnya," tambah salah seorang penjaga sekolah disana.

Kasek SMAN Sukodadi Lamongan, Wiyono menanggapi biasa biasa saja.

"Iya memang sudah menjadi kewajiban dan tugas kita untuk terus melakukan perbaikan dan pembenahan. Bukan hanya secara fisik tapi juga nonfisik," kata mantan guru di SMAN 1 Lamongan ini.

Menurut dia, kedepan pihaknya ingin SMAN Sukodadi menjadi semakin bagus baik dalam hal pengembangan innovasi, kreatifitas maupun akademik dan prestasi.(Mas)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama