TikTok YouTube Instagram Twitter WhatApp

Kekeringan dan konflik mendorong 6,5 juta warga Somalia ke dalam kelaparan; anak-anak menghadapi risiko kekurangan gizi akut. // Rencana Amerika menaikkan tarif mobil Uni Eropa menjadi 25% karena Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan tahun lalu yang bertarif 15%. // UEA telah mengumumkan akan meninggalkan OPEC pada hari Jumat, mengakhiri hampir 60 tahun keanggotaannya dalam kartel penghasil minyak. // Kebakaran hutan di Prefektur Iwate, Jepang, meluas ke arah pusat kota. // DENGAN MENGIRIM DATA KONTAK, ANDA MENDUKUNG INFORMASI YANG BERKUALITAS

Ingar-bingar Pilkada, Isu Pembentukan Toraja Barat Kembali Merebak


TANA TORAJA (wartamerdeka.info) - Kontalasi politik menjelang Pilkada Tana Toraja tampaknya kian intens. Parpol maupun para bakal calon bupati/wabup saling berinteraksi dengan kepentingan masing-masing. Selain itu, para balon tersebut terus berusaha meraih simpati masyarakat lokal guna mendapat dukungan pada pilkada mendatang.

Menariknya, di tengah ingar-bingar pilkada tersebut, isu pemekaran atau pembentukan Kabupaten Toraja Barat kembali merebak. Hal ini terungkap, saat awak media ini berada di Kecamatan Bittuang, Senin (16/3).

Sejumlah Generasi Muda Bittuang yang tergabung dalam wadah Forum Komunikasi Generasi Muda Bittuang (FKGMB) menyuarakan aspirasi pemekaran ini.

Diantaranya, terdapat nama Gustaf Kadenganan, Herman (Mantan Kepala Lembang Pali), Irwan dari Lembang Sassak, dan lainnya.

Penyampaian aspirasi ini disuarakan dalam bincang-bincang para pemuda tersebut dengan Ketua Markas Cabang (Maca) Laskar Merah Putih Tana Toraja, Jansen Saputra Godjang, di sela 'kopi bareng' di Warung Mama Aco', Bittuang, Senin.

Menurut mereka, pada momen pilkada saat ini, isu pemekaran itu wajar jika dimunculkan.

"Saya kira ini momennya sekarang. Bayangkan wacana pemekaran ini sudah lama dan bertahun-tahun. Para penggagas dan perintis serta panitia pemekaran pendahulu sudah ada yang meninggal. Masa ini dibiarkan berlama-lama. Jadi kalau saya saatnya sekarang.

Dealnya kita dengan calon bupati di soal pemekaran. Artinya, bagi calon bupati yang memang mendukung dan mau berjuang serta  mengawal usulan pembentukan Toraja Barat yang sudah diajukan ke pusat, ayo kita dukung dan pilih," ujar Gustaf dengan disupport kedua rekannya, Herman dan Irwan.

Sehingga, tambah jurnalis yang juga aktivis LSM ini, setiap calon bupati yang ingin datang ke Bittuang harus mendengar dan mempertimbangkan tindaklanjut aspirasi pemekaran dimaksud.

Untuk diketahui, pada Pilkada Tator mendatang, beberapa nama balon beredar di masyarakat saat ini. Seperti nama Incumbent, Nicodemus Biringkanae, Theofilus Allorerung, Wabup Victor Datuan Batara, dan Albertus Patarru. Juga ada nama-nama Spesialis Balon Wabup, seperti Kader PDI Perjuangan, Herman Opy Sanda (Owner Bus Primadona), dr. Rudi Andi Lolo, dan John Diplomasi.

Dari nama-nama di atas, ada tiga nama figur berbasis di Toraja bagian barat. Seperti John Diplomasi, Nicodemus Biringkanae, dan Theofilus Allorerung. Ke-3nya akan dominan memperebutkan dukungan suara di basis tersebut. (anton/tom)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama